Robert Durst, Jutawan AS yang Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Sahabat

Sabtu, Oktober 16, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

 


Pewaris real estate AS, Robert Durst, subjek dalam serial dokumenter kejahatan HBO The Jinx, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membunuh sahabatnya.

Dilansir dari laman BBC, Jumat (15/10/2021), Durst dinyatakan telah membunuh Susan Berman pada 2000 untuk membungkamnya berbicara dengan polisi soal istri Durst yang hilang.

Diusianya yang ke-55, Susan Berman ditemukan tertembak di bagian kepala di rumahnya di Beverly Hills. Polisi meyaikini Durst juga membunuh dua orang lain.

Dalam victim impact statement di pengadilan, putra Berman mengatakan pada Durst “Anda membunuh saya yang dulu” ketika Durst membunuh Berman.

Jaksa menyebut Durst (78) yang muncul di pengadilan Los Angeles untuk hukumannya sebagai “psikopat narsis”.

Durst membantah membunuh temannya.

Hukuman untuk pembunuh tingkat pertama tidak teramsuk kemungkinan pembebasan bersyarat, yang berarrti Durst kemungkinan besar akan meninggal di penjara.

Juri memutuskan kejahatan tersebut terkait keadaan khusus termasuk pembunuhan sambil menunggu, dan pembunuhan seorang saksi.

Pengacara Durst mengatakan pada hakim hari Kamis bahwa ia bermaksud untuk mengajukan banding atas hukumannya.

Durst sendiri hanya sekali berbicara pada hakim untuk mengatakan "ya", ketika ditanya apakah ia melepaskan haknya untuk tampil di persidangan mendatang.

Susan Berman adalah seorang penulis kriminal dan putri seorang mafia Las Vegas, serta telah bertindak sebagai juru bicara Durst ketika ia menjadi tersangka dalam kasus istrinya yang menghilang.

Sepupu Berman, Denny Marcus, mengatakan pada hakim pada hari Kamis: "Saya dirampok... dari orang brilian yang benar-benar luar biasa dan tak terlupakan yang hidupnya diambil secara kejam darinya."

Sareb Kaufman, yang menganggap Berman seperti ibunya sendiri karena telah berpacaran dengan ayahnya mengatakan: "Saya tidak pernah mengambil satu hari libur pun dalam 21 tahun karena kehancuran mutlak, kesedihan, dan rasa sakit yang telah mamaksa saya.”

"Saya telah kehilangan segalanya berkali-kali karena dia... Saya telah kehilangan dan berkorban lebih dari yang bisa diketahui siapa pun," lanjutnya.

"Pembunuhan ibuku dan peristiwa 40 tahun terakhir tidak akan pernah terlupakan. Apakah kamu puas, Bob?"

Sumber :Allkpop

0 comments: