Seram! Kisah Joko yang Diikuti Sosok Kuntilanak Terbang di Sekitar GBLA

Selasa, Oktober 05, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Kisah menyeramkan kali ini dialami oleh seorang warga Bandung bernama Joko.

 

 

Dia mengaku pernah diikuti sosok kuntilanak saat hendak pulang ke rumahnya di kawasan Griya Bandung Indah.


Cerita berawal saat Joko hendak pulang ke rumahnya setelah main dari rumah temannya di Panyileukan

 

Saat itu jam 1 malam dia mengendarai motor memilih jalur tikus agar memangkas waktu.

 

 

Dia melewati jalur dekat sungai yang sepi di sekitar Stadion GBLA.

 

Padahal temannya menyarankan agar Joko pulang lewat Jalan Soekarno Hatta, karena saat itu sudah terlalu malam.

 

 

Namun diam-diam Joko justru mengambil jalan yang lebih dekat dan sepi dengan menyusuri sungai.

 

 

Dengan kecepatan sekitar 60 km/jam, Joko melihat kanan-kiri-depan-belakang tidak ada satu pun kendaraan yang melintas.

 

 

Joko berharap ada satu atau dua kendaraan yang melintas agar tidak terlalu gelap dan sepi.

 

 

Joko pun percaya diri dengan tetap melajukan kendaraanya melewati sungai.

 

 

Dalam perjalanannya dia berdoa, dan sesekali menyanyi untuk menghibur diri.

 

 

Pada saat tiba di salah satu tikungan setelah jembatan, terjadi suatu hal yang tidak diinginkan olehnya.

 

 

Saat Joko melewati itu, terdengar suara orang tertawa seperti tawanya kuntilanak yang sangat keras.

 

Akibatnya dia pun kaget dan menancap gas lebih kencang, sambil menatap spionnya.

 

Dari spionnya Joko melihat sekelebat kain yang terbang berwarna putih, mengiringi suara tawa tadi.

 

Semakin kencang ia menancap gas, suara tawa itu bertambah keras dan dekat seolah-olah ada di belakangnya.

 

Ketika Joko menoleh langsung ke belakang, ia mengaku tidak melihat apapun.

 

Namun ketika melihat di spion justru ada sesuatu yang terbang.

 

Dengan kecepatan tinggi dan suasana gelap, akhirnya Joko mendekati jalan keluar dari kawasan tersebut.

 

 

Sampai akhirnya dengan suasana yang tidak nyaman, Joko tiba di simpang tiga dan beruntung di sana masih banyak warga yang nongkrong.

 

 

Sesampainya di rumah, Joko tak henti membaca istighfar dan tidak bisa tidur sampai pagi.

 

 

Joko berpesan jika tidak memiliki keyakinan yang tinggi melewati suatu tempat sepi, lebih baik melewati jalan yang aman untuk mencari keselamatan dibanding musibah

 


 

Sumber : Mapaybandung

0 comments: