Tangkap Calo TKI Ilegal di Cirebon, BP2MI Bandung Selamatkan 36 Korban

Senin, Oktober 18, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

TM alias Titin terduga calo tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap petugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandung di Kabupaten Cirebon. Selain menangkap TM, petugas juga menyelamatkan 36 calon TKI yang nyaris diberangkatkan ke luar negeri secara tidak sah.

 

 

 

 

 

 

 

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, tersangka TM alias Titin ditangkap pada Rabu lalu. Sebanyak 36 korban, empat di antaranya dari Jabar hendak diberangkatkan ke luar negeri secara tidak sah. Di negara tujuan, 36 calon TKI itu akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga.

 

 

 

 



"Sebanyak 36 calon pekerja migran (TKI) itu batal diberangkatkan ke luar negeri. Mereka akan dikembalikan ke kampung halaman masing-masing. Kalau mereka masih ingin bekerja di luar negeri, bakal disalurkan melalui perusahaan resmi. Jadi diselamatkan ya," kata Kepala BP2MI di Kantor BP2MI Bandung, Jumat.

 

 

 

 

 

 

 

Kasus tersangka TM alias Titin, ujar Benny Rhamdani, ditangani oleh Polda Jabar dan akan dilakukan pengembangan. BP2MI berkeyakinan TM tak beraksi sendiri dalam menggaet para korban.

 

 

 

 

 



Ada pihak tertentu yang berperan sebagai penyandang dana dan mengeruk keuntungan dari praktik penempatan TKI secara ilegal itu. "Nanti Polda Jabar pasti akan melakukan gelar perkara kemudian ekspos dan nanti P21 masuk di proses hukum selanjutnya," ujar Benny.

 

 

 

 



Kepala BP2MI menuturkan, BP2MI akan terus berupaya memberantas praktik penempatan TKI ilegal dan memproses hukum para calo atau orang-orang yang membekingi praktik melanggar hukum tersebut.

 

 

 

 

 

"Kami (BP2MI) tidak akan pernah takut untuk berhadapan dengan siapapun termasuk para calo dan siapa yang ada di belakang mereka. Kami harus menabuh genderang perang melawan penempatan ilegal. Yang kami lakukan tidak lebih semua ini kami dedikasikan untuk kepentingan negara, bangsa, dan merah putih," tutur Kepala BP2MI.

 

 

 

 



Sementara itu, Mia Rahmawati, satu dari 36 korban, mengatakan, awalnya didatangi oleh calo TM alias Titin di rumahnya pada Januari 2021. Saat itu, TM menawarkan pekerjaan di Singapura dengan kontrak selama dua tahun. TM menjanjikan upah sebesar Rp6 juta bulan. "Gajinya Rp6 juta tapi dipotong," kata Mia.

 

 

 


Tergiur dengan tawaran pekerjaan bergaji besar itu, Mia pun berangkat dari kampung halamannya di wilayah Lampung ke Bogor. Di sini, Mia ditempatkan di sebuah mes untuk mendapat pelatihan bahasa.

 

 

 

 

Saat berada di mes penampungan, Mia merasakan kejanggalan. Sebab, hingga Oktober 2021, Mia tak mendapatkan kejelasan terkait keberangkatan. Calo tersebut juga tak memberi keterangan rinci soal penanggung jawab selama berada di negara penempatan. "Udah di mess tujuh bulan, saya ikut pelatihan bahasa dan sebagainya tapi gak jelas kapan berangkat," ujarnya.

 

 

 

 

 

 Mia sempat menanyakan soal keberangkatan ke Singapura. Tetapi, hanya mendapatkan jawaban bakal transit di Batam. "Terus saya tanya siapa nama majikan yang jemput di Batam. Di tempat transit, siapa yang tanggung jawabnya? Jawabannya, gak usah bawel yang penting kamu kerja," tutur Mia.


 

 

TM alias Titin terduga calo tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap petugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandung di Kabupaten Cirebon. Selain menangkap TM, petugas juga menyelamatkan 36 calon TKI yang nyaris diberangkatkan ke luar negeri secara tidak sah. Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, tersangka TM alias Titin ditangkap pada Rabu 13 Oktober lalu. Sebanyak 36 korban, empat di antaranya dari Jabar hendak diberangkatkan ke luar negeri secara tidak sah. Di negara tujuan, 36 calon TKI itu akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga.

Artikel ini telah tayang di jabar.inews.id dengan judul " Tangkap Calo TKI Ilegal di Cirebon, BP2MI Bandung Selamatkan 36 Korban ", Klik untuk baca: https://jabar.inews.id/berita/tangkap-calo-tkw-ilegal-di-cirebon-bp2mi-bandung-selamatkan-36-korban.


Download aplikasi Inews.id untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
https://www.inews.id/apps

Sumber : inews.id

0 comments: