Telantar 7 Tahun di Malaysia, TKI asal Lembang KBB Ini Lega Bisa Pulang

Rabu, Oktober 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Gamlok RT 06/07, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang bekerja di Malaysia, Endik Sopandi (45) akhirnya bisa kembali pulang. Endik sebelumnya dikabarkan telantar di negara tempatnya bekerja.

 

 

 Endik mengaku lega karena selama tujuh tahun berada di perantauan, dirinya justru lebih banyak sakit-sakitan dan tidak bekerja. Bahkan hidup telantar akibat tidak punya uang sehingga harus meminta bantuan kepada Pemerintah Indonesia agar memulangkannya.


"Syukur Alhamdulillah saya akhirnya bisa balik lagi ke rumah. Terima kasih untuk semuanya, sekarang bisa kumpul lagi sama keluarga," kata Endik didamping istri dan anaknya, Selasa.

 

 

Endik menyebutkan, pergi ke Malaysia dengan harapan bisa mengubah ekonomi keluarganya. Dia pun nekat berangkat secara ilegal dan harus mengeluarkan biaya sebesar 38.000 ringgit atau sekitar Rp12 juta kepada sebuah agen dengan iming-iming gaji yang cukup besar.

 

 

 

Saat di Malaysia dirinya menjalani berbagai pekerjaan. Mulai menjadi sopir di salah satu tempat pencucian kendaraan, buruh perkebunan kelapa sawit, sampai akhirnya telantar di Malaysia karena tidak bekerja lagi akibat sering sakit-sakitan.

 

 

Untuk mencukupi kehidupan sehari-hari dia dibantu oleh teman-temannya. Miliki SDM Mumpuni, BIN Perlu Kerja Sama ITB "Saya sakit urat kejepit hingga terpaksa cuti bekerja selama enam bulan. Untuk makan, saya harus berutang. Mau pulang tapi enggak ada paspor, tidak punya uang," ujarnya. 

 

 



Dia akhirnya bisa pulang ke Indonesia dibantu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Awalnya Disnakertrans berkirim surat ke Konsulat Jenderal (Konjen) RI terkait kondisi Endik, sebab paspornya ditahan perusahaannya tempat bekerja.

 

 

 "Karena yang bersangkutan ini enggak ada paspor, riskan untuk keluar dari perkebunan. Maka dijemput pihak Konjen sehingga berhasil dievakuasi dari perkebunan," kata Kepala Seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB, Sutrisno kepada wartawan.



 

Sumber : inews.id

0 comments: