TKI Ilegal Korban Calo di Cirebon Akan Dipulangkan Tapi Wajib Kembalikan Duit dari Sponsor

Senin, Oktober 18, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

TM, calo penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal diamankan Ditreskrimum Polda Jabar bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

 

 

 

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, anggota dari Ditreskrimum Polda Jabar mengamankan TM di daerah Cirebon, pada Rabu  sekitar pukul 21.00 WIB.

 

 


Saat diamankan, TM diketahui memiliki 36 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan diberangkatkan ke Taiwan dan Polandia.
 
 


"Empat orang berasal dari Jabar sisanya dari luar Jabar. Mereka itu rata-rata perempuan," ujar Benny Rhamdani, saat jumpa pers di Kantor BP2MI Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat .

 

 

Menurut Benny, meski ke 36 orang calon TKI itu belum sempat diberangkatkan, namun Ia menyakini sebelumnya sudah ada berapa orang yang ditempatkan TM sebagai TKI ilegal.

 

 

 

"Para CPMI ini juga diminta biaya penempatan yang sudah diserahkan PMI ke sponsor TM sebesar Rp 25 sampai Rp 50 juta," katanya.

 

 

Ia memastikan ke 36 CPMI yang berhasil diselamatkan itu bakal dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing.

 

 

 

"Syarat pertama bagaimana uang mereka yang sudah terlanjur dibayarkan harus dikembalikan, dan mereka orang-orangnya dikembali ke kampung halaman, tapi kalau mereka tetap ingin ke luar negeri, kita bisa mengkanalisasi melalui perusahaan resmi untuk memberikan pendidikan dan pelatihan," ucapnya.



Terkait TM, pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Sebab, Ia menyakini bahwa ada orang lain yang menjadi atasa TM dalam penempatan PMI ilegal ini.

 

 

 

"Saya yakin ada ribuan calo yang bekerja untuk penempatan calo ilegal dan dengan latarbelakang pendidikan TM yang biasa saja, pasti ada master maind di belakangnya, kita ingin orang dibelakangnya itu diseret dan kita ingin kekayaannya diperoleh dari kegiatan ini disita oleh negara," katanya.




BP2mI dan  Polda Jabar mengamankan TM, calo yang memberangkatkan TKI secara ilegal.

 

 

 

Dikatakan Benny, pengungkapan calo atau sponsor penempatan PMI ilegal itu merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan pada 17 Oktober 2020.

 

 

 

"Saat sidak tersebut, tim BP2MI menemukan 27 orang calon PMI yang berada di dua tempat penampungan di Cirebon," katanya.

 

 

 

TM diketahui sudah mengumpulkan 36 orang calon PMI yang yang akan diberangkatkan ke Taiwan dan Polandia secara ilegal atau nonprosedural. 




Sumber :tribunnews.com

0 comments: