Wow! Modal Kecil Rp100 Ribu, Mantan TKI Malaysia Ini Jadi Miliarder Setelah Pulang Kampung

Kamis, Oktober 21, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

 Bermodal pengalaman bekerja di Malaysia dan uang Rp100 ribu, Zamzami atau yang akrab disapa Tommy, bisa mengembangkan usaha dari gerobak kecil hingga memiliki kedai Canai Mamak KL di Aceh.

 

 

 

 

Dikutip dari kanal Youtube Muhammad Hanif Hasballah, Tommy mengaku dirinya mendapat uang Rp100 ribu itu dari seorang sahabat.

 

 

 

 

"Dia bilang, ayo ini uang Rp100 ribu, coba jualan roti canai di kaki lima, kamu kan ahli canai di Malaysia," ujar Tommy.

 

 

 

 

Tommy pun mencoba menjawab tantangan itu, karena ia memang menganggap bahwa uang Rp100 ribu itu jika digunakan untuk makan, maka akan habis dalam sekali atau dua kali makan.

 

 

 

 

Sedikit flashback, Tommy mengaku pernah bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

 

 

 

Ketika itu ia bekerja untuk seorang pemilik kedai canai yang merupakan warga Malaysia keturunan India.


Dari pemilik kedai yang merupakan perempuan berumur dan akrab disapa Mamak itulah, Tommy belajar membuat beragam menu roti canai.

 

 

 

Sayang, Tommy terpaksa pulang ke kampung halamannya di Aceh, dua hari setelah bencana tsunami pada 2005 lalu.

 

 

"Saya berpikir bagaimana caranya jangan sampai balik lagi ke Malaysia, harus hidup di Aceh, membangun ekonomi Aceh yang sempat hancur lebur akibat tsunami," katanya.


Akhirnya, Tommy pun memanfaatkan bantuan dari sahabatnya itu untuk memulai usaha roti canai di gerobak.

 

 

 

"Gerobaknya sudah ada sebelum saya pergi ke Malaysia, jadi uang itu saya gunakan untuk belanja bahan berupa tepung 2 kilogram, mentega 1 kilogram, telur 1 kilogram, yang habis sekitar Rp75 ribu," tutur Tommy.

 

 

 

Tak kenal lelah, Tommy akhirnya mampu membuat uang Rp100 ribu dari sahabatnya menjadi berkah rezeki yang semakin berlimpah.

 

 

Kini Tommy sudah memiliki kedai yang cukup besar dan modern di Kota Banda Aceh.

 

 

 

 

Kedai itu ia namai Kedai Canai Mamak KL, untuk mengingat jasa Mamak keturunan India di Kuala Lumpur yang mengajarinya cara membuat roti canai.

 

 

 

Selain roti canai, menu andalan di kedai milik Tommy adalah teh tarik.

 

 

 

Bahkan untuk warga Aceh, kedai Tommy terkenal sebagai kedai pertama yang mempopulerkan teh tarik.

 

 

 

 

 Saat ini, Tommy sudah mampu menyerap puluhan tenaga kerja di kedainya yang sudah banyak dikunjungi oleh arti dan pejabat itu.

 

Sumber :jurnalsoreang

0 comments: