COVID-19 Dianggap Jadi Berkah Bagi Rumah Sakit di Pedesaan India

Kamis, November 18, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




     Sekolah Tinggi Kedokteran dan Rumah Sakit Jawaharlal Nehru (JLNMCH) di distrik timur Bhagalpur menggambarkan keadaan layanan kesehatan di daerah-daerah pedesaan India yang porak poranda ketika puncak gelombang pertama COVID-19 menghantam negara tersebut pada tahun lalu.

Bangsal rumah sakit dan ICU dibanjiri pasien dan kerabat sehingga pengawal bersenjata pergi dengan dokter untuk berjaga-jaga mengantisipasi jika kekerasan meletus. Para dokter mengatakan ketika gelombang kedua menghantam India tahun ini, rumah sakit pemerintah dengan kapasitas sekitar 800 tempat tidur dan dimaksudkan untuk melayani jutaan orang, nyaris tidak bisa beroperasi.

Namun berkat kesengsaraan yang dibawa pandemi, JLNMCH mendapatkan kesempatan baru ketika pemerintah mencoba mengatasi kurangnya investasi kronis India di bidang kesehatan, terutama di negara bagian Bihar, tempat asal Bhagalpur. Di tempat itu, infrastruktur perawatan kesehatan tergolong yang terburuk di negara itu, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Kamis (18/11/2021).

Rumah sakit sekarang telah mendirikan generator oksigen sendiri yang akan memenuhi hampir semua permintaannya, mempekerjakan lusinan perawat baru, hampir dua kali lipat kapasitas ICU, dan menghubungkan ratusan tempat tidur dengan oksigen pipa untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Bagian luarnya yang merah muda dan terkelupas juga mungkin mendapatkan lapisan cat baru, kata pengawas rumah sakit.

Pekerjaan di rumah sakit perawatan lanjutan baru dengan 200 tempat tidur yang megah, yang dimulai beberapa tahun lalu, pembangunannya dipercepat tahun ini. Diharapkan fasilitas tersebut akan selesai pada paruh pertama tahun depan.

"COVID telah menjadi anugerah bagi kami," Asim Kumar Das, pengawas medis JLNMCH, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara. "Meskipun menghancurkan umat manusia dan membawa penderitaan besar, guncangan itu telah memberi kita begitu banyak perubahan dalam infrastruktur rumah sakit."

Das mengatakan rumah sakit itu sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah negara bagian untuk menambah 200 tempat tidur di kompleks utama, bersama dengan tambahan sumber daya manusia karena ada "kekurangan akut" dokter dan paramedis.

Infrastruktur kesehatan mulai mendapat perhatian serupa di banyak bagian India, menurut angka pemerintah.

Sumber :Allkpop

0 comments: