Metland Optimistis, Masuknya Ciputra Tumbuhkan Value Bisnis Bersama

Kamis, November 18, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Kehadiran PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dalam struktur pemegang saham dianggap sebagai tambahan nilai atau value bagi PT Metropolitan Land Tbk (MTLA).

 

 

 

Sebagaimana diketahui, CTRA melalui anak perusahaannya, PT Ciputra Nusantara mengakuisisi 1.148.268.950 saham MTLA dengan harga Rp 320 per saham atau senilai Rp 367,44 miliar.


Direktur Utama MTLA Anhar Sudradjat memastikan hal tersebut kepada Kompas.com, saat konferensi pers virtual, Rabu.

 

 

 

Menurut Anhar, kedua perusahaan memiliki value masing-masing yang dapat dikembangkan secara bersama untuk tujuan bisnis properti yang lebih baik.


"Karena baru 10 hari lalu transaksi pengambilalihan saham, maka hingga saat ini kami masih mempelajari dan menunggu arahan dari komisaris," ujar Anhar.

 

 

 

Hal senada dikatakan Direktur dan Sekretaris Perusahaan MTLA Olivia Surodjo, bahwa tidak akan ada perubahan signifikan dalam hal kebijakan dan strategi bisnis.


Hal ini karena secara historis CTRA melalui mendiang Ciputra telah hadir di MTLA sebagai Komisaris Utama, dan kini digantikan oleh Junita Ciputra. "Jadi, tidak akan ada perbedaan mendasar ke depannya," imbuh dia.

 

 

 

 

Sementara terkait kinerja perusahaan hingga Kuartal III-2021, MTLA mencatatkan marketing sales senilai Rp 1,3 triliun atau 81 persen dari total target Rp 1,6 triliun. Sisa Rp 300 miliar diharapkan dapat diperoleh dari sejumlah proyek yang tengah dipersiapkan perusahaan.

 

 

 

 Direktur MTLA Wahyu Sulistio menyebutkan ada rencana memasarkan dua klaster lagi di Metland Cibitung dan Metland Transyogie, serta mini cluster di Metland Tambun.

 

 

 

Selain residensial, tengah disiapkan pula portofolio komersial secara business to business untuk menjaga kesinambungan perolehan sekaligus mengejar sisa target marketing sales.

 

 

 

"Kami berharap dari sektor residensial yang selama ini menjadi tumpuan perusahaan, sisa target akan tercapai," imbuh Wahyu.

 

 

Ke depan, perusahaan mengincar pertumbuhan marketing sales pada tahun 2022 sebesar 15 persen lebih tinggi dari target tahun ini.


Hotel baru


Sementara untuk pengembangan hotel, saat ini Perusahaan sedang mempersiapkan pembukaan Hotel Horison Ultima Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, pada Desember 2021.

 

 

Kehadiran hotel ini menggenapi empat portofolio hotel sebelumnya yang dimiliki dan dikelola MTLA yakni, Hotel Horison Ultima Bekasi, Hotel Horison Ultima Seminyak, Metland Hotel Bekasi, dan Metland Hotel Cirebon. Sedangkan yang akan dikerjakan pada Tahun 2022 adalah Hotel Horison Ultima Puri, Jakarta Barat, dengan nilai investasi lebih dari Rp 100 miliar.

 

 

"Hotel ini berklasifikasi bintang empat," ucap Olivia. Pada saat bersamaan, perusahaan juga akan melanjutkan pekerjaan Royal Venya Ubud yang merupakan pengembangan vila mewah dan resor hotel di atas lahan 1,7 hektar.

 

 

 Proyek ini sempat terkendala Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

 

 

Namun, seiring relaksasi yang ditetapkan pemerinta, MTLA optimistis proyek ini akan diselesaikan.

 

 

"Investasi dan pengembangan hotel ini untuk menjaga kesinambungan antara recurring dan development income," tuntas Olivia.


 

 

Sumber :kompas.com

0 comments: