Rekomendasi 8 Destinasi Wisata Keluarga di Singapura, Ada yang Bisa Dikunjungi Secara Gratis

Jumat, November 19, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Wisata Singapura

Tidak semata jadi destinasi belanja dan jelajah kuliner, Singapura, yang baru mengumumkan skema perjalanan tanpa karantina dengan Indonesia dan akan berlaku per 29 November 2021, juga bisa jadi tujuan wisata keluarga. Rekomendasi tempat yang bisa dikunjungi pun beragam.

Selain memastikan anak bersenang-senang, aktivitas di sederet destinasi ini sekaligus jadi medium edukasi. Dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Kamis, 18 November 2021, Singapore Tourism Board (STB) merilis daftar destinasi si kecil bisa belajar mengenai seni, budaya, sains, dan alam. 

Karena pandemi masih berlangsung, kunjungannya wajib menyesuaikan protokol kesehatan. Dari sekian banyak, berikut delapan di antara tujuan wisata keluarga untuk dikunjungi di Negeri Singa.

1. Science Centre Singapore

Setidaknya ada 24 pameran berbeda yang disesuaikan untuk anak usia dini dan lanjut belajar di sini, di samping orangtua juga bisa ikut belajar bersama si kecil. Topik setiap pameran sangat beragam, dari belajar tentang gerak dan energi di KineticGarden, metamorfosis kupu-kupu di Butterflies Up-Close, refleksi di Mirror Maze, sampai belajar tentang sekresi tubuh di Know Your Poo.

Science Centre Singapore merupakan lokasi yang kerap jadi tujuan karyawisata sekolah di Singapura. Perjalanan belajar bisa ditutup dengan kegiatan menyenangkan, seperti bermain di Kidsstop atau lapangan bermain interaktif, bermain salju di area Snow City Singapore, dan "berubah" jadi ninja dalam LaserMaze Challenge.

2. Forest Adventure

Atraksi di Forest Adventure disebut cocok bagi anak aktif. Aktivitas di sini dapat melatih mental, koordinasi gerak tubuh, dan manajemen waktu. Rangkaiannya tetap aman karena dibagi berdasarkan kategori, diberi peralatan keamanan secara maksimal, dan didampingi pemandu berpengalaman.

Anak usia lima sampai sembilan tahun bisa mengikuti kegiatan Kids Course, yang terbagi jadi 22 lintasan tantangan dan dua zip line. Sementara anak berusia di atas sembilan tahun dapat menggunakan jalur Junior Course dengan 26 lintasan tantangan dan dua zip line, termasuk yang melintasi air.


3. National Gallery Singapore

Tempat ini punya satu arena khusus untuk aktivitas anak-anak bernama Keppel Centre for Art Education. Kehadirannya bermaksud jadi wadah mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan eksplorasi anak melalui seni.

Ada enam area khusus yang dibagi berdasarkan kegiatan. Art Playscape, area anak bisa membuat karya seni dari cat. Ink Studio, tempat anak-anak melihat cara kerja robot melukis. Studio Workshop, tempat keluarga beraktivitas seni bersama seperti membuat aneka kriya.

Kemudian, Project Gallery, tempat anak berimajinasi dengan pahatan Dayung Sampan raksasa. Sculpture Studio memungkinkan anak belajar membuat pahatan dengan material dan alat yang sudah disediakan. Terakhir, ada Story Corner, tempat anak-anak mendengarkan, menari, dan menyanyi melalui cerita, serta karya seni yang sudah dibuat di galeri.

4. ArtScience Museum

Museum berbentuk lotus nan ikonis ini memiliki 21 galeri seluas enam ribu meter persergi. Future World adalah pameran tetap di museum ini, hasil kerja sama dengan team Lab asal Tokyo, sebuah perkumpulan seni antar disiplin yang terkenal.

Pameran ini akan mengajak pengunjung berpetualang dalam dunia baru yang terbagi jadi tema City in a Garden (Kota dalam Taman), Sanctuary (Tetirah), Park (Taman), dan Space (Angkasa Luar). Anak-anak dapat menyentuh bahan pameran.

Mereka bahkan bisa bermain seluncuran yang merupakan bagian dari pameran. Museum ini juga mendedikasikan hari Jumat sebagai Jumat Keluarga. Setiap pembelian tiket dewasa, gratis tiket anak-anak maksimal empat anak di bawah usia 12 tahun.


5. Singapore Zoo

Tidak hanya melihat hewan, anak-anak bisa ikut Wildlife Tour, sebuah tur menjelajah kebun binatang dengan kendaraan khusus yang terbuka dan didampingi pemandu, memberi makan binatang, dan bertanya pada pawang binatang.

Anak-anak bisa berinteraksi dengan binatang lucu seperti Asian Small-Clawed Otters (berang-berang kecil), Capybara (kapibara), dan Great White Pelican (pelican putih besar). Di sini juga ada area kemah khusus anak, serta kegiatan team bonding yang membuat anak belajar kebersamaan dan semakin akrab dengan alam.

6. Lee Kong Chian Natural History Museum dan Jurassic Mile

Tempat ini merupakan museum biodiversitas tekemuka di Asia Tenggara. Ada 10 ribu koleksi spesimen yang terbagi dalam 15 zona menarik. Tiga fosil dinosurus sauropod jadi daya tarik di sini. Kondisi fosil ini 80 persen utuh.

Selain melihat fosil, anak-anak pencinta dinosaurus juga bisa melihat pahatan dinosaurus yang menyerupai aslinya di Jurassic Mile. Lokasinya berada di kawasan Bandara Changi. Lebih dari 20 dinosaurus dengan sembilan spesies berbeda dipamerkan di sini.

Area ini sangat cocok dijelajahi sambil jogging atau bersepeda. Bintangnya? Tyrannosaurus Rex, karnivora yang terkenal. Kabar gembiranya, atraksi ini tidak dipungut biaya alias gratis.


7. The Art Ground

The Artground in Goodman Arts Centre memfasilitasi kegiatan seni yang bervariasi untuk mengembangkan kreativitas dan motorik anak. Di sini, pameran seni bahkan bisa jadi tempat bermain anak, seperti dijadikan seluncuran atau area panjat.

Setiap akhir pekan, The Artground juga menghadirkan program aktivitas untuk anak-anak, seperti seni pertunjukan drama, sesi mendongeng, berkebun, dan membuat kerajinan tangan. Mereka juga memiliki program Artist Incubation, tempat para seniman lokal terhubung dengan anak-anak, guru, dan orangtua untuk membuat pengalaman seni yang bermakna.

8. Jacob Ballas Children’s Garden

Ini merupakan taman pertama di Asia yang didedikasikan untuk anak-anak dan dapat dikunjungi secara gratis. Taman ini berlokasi di Singapore Botanic Garden yang masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Anak-anak dapat bertualang dan belajar mengenai tanaman, serta hubungan timbal balik antara mahluk hidup dan alam.

Beberapa area yang jadi primadona antara lain jembatan gantung dan area bermain alam, jalur trekking di sepanjang sungai, rumah pohon, dan area kebun untuk belajar bercocok tanam.


Sumber : liputan6

0 comments: