Sayang Istri, Pria di India Bangun Replika Taj Mahal

Senin, November 29, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Seorang pria di India yang sangat mencintai istrinya - sekaligus mencintai sejarah - telah membuat replika bangunan tanda cinta Taj Mahal. (AFP/UMA SHANKAR MISHRA)

Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria di India yang sangat mencintai istrinya - sekaligus mencintai sejarah - telah membuat replika bangunan tanda cinta Taj Mahal.
"Monumen Cinta" yang asli dibangun atas perintah kaisar Mughal Shah Jahan yang patah hati sebagai makam istri kesayangannya, Mumtaz, pada abad ke-17.

Meski demikian istri sang pria pembangun replika Taj Mahal, Anand Prakash Chouksey, masih hidup.


"Satu-satunya permintaan istri saya adalah ruang meditasi. Dia seorang wanita spiritual," kata pengusaha berusia 52 tahun itu kepada AFP.

"Dia mengatakan bangunan berkubah ini menciptakan lingkungan yang berbeda dan ada banyak energi positif."

- Tetesan Air Mata -

Taj Mahal yang asli - dijuluki "tetesan air mata di pipi waktu" oleh penulis Rabindranath Tagore - berada di Agra selatan Delhi, namun replika barunya berjarak 800 kilometer di Burhanpur.

Tapi kota India tengah tidak lain adalah tempat di mana Mumtaz meninggal saat melahirkan anaknya yang ke-14 pada Juni 1632, setelah menemani Shah Jahan untuk memadamkan pemberontakan lokal.

Jenazah Mumtaz bahkan awalnya dimakamkan di sana juga, dan menurut penduduk setempat, Shah Jahan pada awalnya ingin membangun Taj Mahal untuknya di tepi sungai Tapti.

"Struktur tanah saat itu tidak cocok untuk membangun Taj di sini, jadi diputuskan untuk dibangun di Agra," jelas Chouksey.

Kota ini masih menjadi rumah bagi sisa-sisa istana yang bobrok tempat para bangsawan tinggal, termasuk hammam atau pemandian yang dulu indah yang dibangun oleh Shah Jahan untuk bersantai istrinya sebelum dia meninggal.

Pesan perdamaian
Kisah Chouksey tidak memiliki tragedi dan membangun rumah barunya membutuhkan waktu tiga tahun -- kurang dari selusin mausoleum yang menginspirasinya.
Biayanya 15 juta rupee (sekitar Rp2,8 miliar) untuk membangun replika Taj Mahal.

"Kami menggunakan marmer dari Makrana untuk membangun rumah, yang sama dengan yang digunakan untuk membangun Taj Mahal," katanya.

Chouksey berencana untuk memasang bendera India di atas kubah utama dan menambahkan simbol dari agama paling populer di India ke empat menara yang mengelilingi rumah barunya.

"Kami ingin mengirim pesan perdamaian dan kerukunan beragama. Ada banyak kebencian di sekitar. Cinta menyelesaikan semua masalah dalam hidup dan Taj Mahal adalah simbolnya."


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: