Sebelum Menjalin Hubungan, Pastikan Kamu Memperhatikan Kesejahteraan Mental Diri Sendiri

Jumat, November 19, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Sebelum Menjalin Hubungan, Pastikan Kamu Memperhatikan Kesejahteraan Mental Diri Sendiri

Pembicaraan seputar kesejahteraan mental menjadi topik yang hangat akhir-akhir ini, khususnya di kalangan Gen Z. Pandemi yang berlangsung selama dua tahun terakhir pun membawa dampak emosional yang menjadikan mereka lebih terbuka dan jujur soal kondisi mental.

Di antara para pengguna Tinder Indonesia, Hal ini terlihat dari peningkatan penggunaan kata ‘cintai diri sendiri’ atau ‘self-love’ sebanyak 550% di bio.

“Your mental wellbeing also matters when it comes to dating! Hubungan kamu dengan diri sendiri juga penting dalam membangun sebuah koneksi dengan orang lain. Memahami diri sendiri dengan lebih baik dapat membantu kamu untuk menjadi seseorang yang percaya diri dan empowered, dan nantinya juga dapat mendukung dibangunnya hubungan yang sehat dengan orang lain,” kata Inez Kristanti, seorang pakar hubungan.

Nah, sudahkah kamu memperhatikan dirimu sendiri hari ini? Mengutip dari siaran pers Tinder, berikut beberapa cara sederhana untuk mulai memperkuat koneksi dengan dirimu sendiri sebelum membangun hubungan dengan orang lain.

1. Susun rutinitas ‘me time’
Setelah menjalani aktivitas yang padat - kuliah, kerja, kehidupan sosial, dan masih banyak lagi - penting bagi kamu untuk meluangkan waktu khusus dengan diri sendiri. Meluangkan waktu untuk 'me time' sangatlah penting untuk mengerti lebih jauh tentang keinginan dan tujuanmu.

Ini bisa jadi cara yang baik untuk untuk terhubung kembali dengan diri dan pikiranmu sebelum menjalin hubungan dengan orang lain.

Coba lakukan latihan pernapasan yang terbukti jitu untuk melatih fokus dan buat pikiran kamu jadi lebih tenang.

2. Mulai biasakan journaling
Membuat catatan (journaling) bisa jadi cara terbaik untuk membangun koneksi dengan dirimu sendiri, maupun memperkuat hubungan yang kamu miliki dengan dirimu. Saat mulai mencatat, ingatlah sebuah peristiwa ataupun kejadian yang sedang mengganggu pikiranmu akhir-akhir ini.

Lalu, selidiki kenapa itu jadi sebuah masalah dan apa yang kira-kira bisa kamu lakukan. Kemudian, petik pelajaran apa saja yang bisa kamu ambil untuk berkembang.

3. Coba ngobrol dengan seorang pakar
Ketika kamu menghadapi masalah, jangan dibawa stres. Ingatlah kalau kamu tidak sendiri. Hal ini akan membantu kamu untuk keluar dari zona nyaman dan berbicara dengan seorang pakar.

Kamu bisa jadwalkan sesi bimbingan dengan seorang pakar yang cocok dengan kamu dan ceritakan masalah yang mengganggumu demi mendapat dukungan dan pertolongan yang tepat. Melalui sesi bimbingan seperti ini, kamu bisa mendapatkan gambaran jelas terhadap akar masalah dan cara untuk mengatasinya.


Sumber : suara

0 comments: