Tak Dengar Nasihat Tetangga, Pria Diganggu Nenek Berwajah Seram Saat Ngontrak Rumah Tua

Selasa, November 23, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Sepuluh tahun mengabdikan diri sebagai seorang pengacara, Zaki mulai merasa penat dengan beban kerja yang tidak berkesudahan.

 

Kehidupannya mewah namun jauh di sudut hati, Zaki tahu dia tidak gembira dengan kehidupannya. Karena itu pria Malaysia ini mengambil keputusan drastis untuk berhenti kerja.

Tanpa punya rencana selanjutnya, Zaki tiba-tiba pindah dari kota Kuala Lumpur yang menyesakkan dan memilih pulang ke kampung halamannya di Tumpat, Kelantan.

 

Sewa Rumah Tua yang Konon Angker

Ketika mencari tempat untuk disewa, Zaki terpikat dengan sebuah rumah tua yang terletak sedikit jauh dari tetangga tapi punya pemandangan yang cukup mengagumkan.

Mengira harganya mahal, Zaki terkejut saat pemiliknya hanya meminta uang sewa sebanyak RM300 (sekitar Rp1 jutaan) sebulan. Zaki langsung setuju dan pindah ke rumah tersebut seminggu kemudian.

 

" Saya masih ingat pada hari saya masuk, ada seorang tetangga datang membantu. Namun sebelum pulang, dia sempat meminta saya berhati-hati.

" Kata dia rumah yang saya tempati itu ada penunggunya. Karena itu tidak ada yang berani menyewanya kecuali saya," katanya.

 

Tak Pedulikan Cerita Warga Kampung

Namun Zaki tidak ambil pusing akan hal itu meskipun terbit ketakutan dalam hatinya tentang kata-kata lelaki itu. Apalagi dia tinggal seorang diri di rumah itu.

Sebenarnya Zaki tidak seorang diri tinggal di rumah tua itu. Karena dia juga membawa Kitty, Marshmellow dan Atan. Mereka adalah kucing-kucing kesayangannya.

 

Untuk mengisi waktu luangnya, Zaki juga mencoba memelihara kelinci dan ayam di halaman rumahnya yang agak besar.

 

Hewan Peliharaan Mati, Nenek Tua Tampakkan Diri

Setelah hampir sebulan tinggal di rumah itu, hidup yang disangka tenang mulai berubah menjadi mimpi ngeri buat Zaki. Ternyata, kisah-kisah seram yang sering diceritakan oleh penduduk kampung mulai menjadi kenyataan.

Pagi itu, Zaki menemui tiga ekor kelincinya mati dalam keadaan menyayat hati, seperti diserang oleh hewan buas.

 

Jelang Maghrib dia dan seorang pekerja dari Indonesia bekerja membersihkan bangkai dan halaman rumah.

Namun pekerja tersebut tiba-tiba bilang ingin pulang dengan wajah ketakutan. Saat melihat keadaan sekeliling, Zaki tidak menemukan hal yang aneh.

" Tapi ketika mau masuk ke dalam rumah, saya melihat seorang nenek tua sedang duduk di atas kursi meja makan.

" Hanya Allah saja yang tahu betapa takutnya saya ketika itu. Tetapi ia tiba-tiba hilang dari pandangan," ujarnya.

 

Bunyi dan Suara Aneh di Atas Atap

Malam itu, Zaki mengurung diri di dalam kamar ditemani tiga ekor kucing kesayangannya. Namun sikap mereka tampak aneh malam itu.

Kucing-kucingnya tidak mau duduk diam. Mereka selalu berlari-lari ke arah pintu seperti ingin keluar dari kamar itu.

 

" Waktu itu saya juga mendengar bunyi dinding dan jendela seperti dicakar sesuatu. Ketika terlelap saya terjaga karena mendengar suara anak kecil menangis.

" Gangguan itu berlanjut dengan bunyi seperti benda melompat di atas atap rumah atau seolah-olah ada sesuatu dilempar ke atas atap rumah," jelasnya.

 

Entah dari mana datang keberaniannya, Zaki keluar dari kamarnya. Dia ingin tahu dari mana datangnya bunyi melompat di atas genting rumahnya.

Mengandalkan lampu senter, Zaki berjalan ke halaman rumahnya dan melihat beberapa bayangan berlari dan lenyap dari pandangannya.

Bertemu Nenek Tua Lagi

Zaki coba mengejar ke belakang rumah tetapi kemunculan nenek tua yang dilihatnya sebelum ini membuatnya sangat ketakutan dan pingsan.

" Pandangan saya kabur dan semuanya jadi gelap setelah itu... Apabila sadar, saya sudah berada di rumah seorang penduduk kampung.

 

" Katanya, pekerja dari Indonesia menemukan saya sudah tidak sadarkan diri keesokan harinya," katanya.

Meski tidak ada kejadian lebih seram terjadi di rumah itu namun Zaki mengambil keputusan untuk pulang kembali ke Kuala Lumpur.

" Meski sebentar, pengalaman seram itu cukup membuat saya merinding... Seharusnya dari awal saya bertanya ke orang kampung tentang rumah itu," pungkasnya.

 

 

 


 

Sumber : dream.co.id

0 comments: