Terpopuler Bisnis: Balik Modal Kereta Cepat, Alasan Kader NU Beli 5 Pesawat N219

Selasa, November 16, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

 Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Senin, dimulai dari tanggapan Menteri Erick Thohir soal kereta cepat Jakarta-Bandung yang disebut tak akan balik modal hingga kiamat. 

 

 

Berikutnya ada berita tentang foto pejabat Kementerian Pertanian atau Kementan yang menggunakan seragam loreng dan Muhammadiyah merespons fatwa haram MUI untuk pinjaman online. Lalu ada berita tentang kader NU yang borong pesawat N219 dan jadi tidaknya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dilanjutkan ke Surabaya. 

 

 

Kelima berita itu terpantau paling banyak diakses pembaca Kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co. Berikut ringkasan berita trending tersebut.

 

 

1. Erick Thohir Jawab Faisal Basri Soal Kereta Cepat Tak Akan Balik Modal Sampai Kiamat

 

 

Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menanggapi pernyataan ekonom yang menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tak akan balik modal sampai kiamat. Pernyataan itu sebelumnya diungkapkan ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, beberapa waktu lalu dalam diskusi virtual.

Erick Thohir melihat anggapan pengamat ekonomi ini tidak keliru. Namun, dia berpendapat, ada perbedaan pandangan soal suplai dan kebutuhan dari proyek sepur kilat antara ekonom dan pemerintah.

Menurut pemerintah, titik impas dari sebuah proyek infrastruktur memang tidak bisa dirasakan dalam jangka pendek. Meski demikian, sebuah negara membutuhkan pengembangan infrastruktur yang akan bermanfaat bagi lalu-lintas warganya pada masa mendatang.

 

2. DPR Pertanyakan Foto Pejabat Kementan Pakai Seragam Loreng

 

 

Komisi Pertanian DPR mempertanyakan foto pejabat eselon I Kementerian Pertanian atau Kementan yang mengenakan seragam loreng bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Para pejabat ini dinilai tidak pantas menggunakan seragam ini karena berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jual kemampuan, jangan jual harga diri," kata anggota Komisi Pertanian dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, dalam rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 15 November 2021.

Awalnya, rapat dibuka oleh Wakil Ketua Komisi dari Fraksi PKB Anggia Erma Rini. Lalu, diinterupsi dari Alien Mus, anggota komisi dari Fraksi Golkar, yang menyebut adanya laporan soal foto-foto tersebut.

 

 

3. Muhammadiyah Tanggapi Fatwa MUI Soal Pinjaman Online Haram

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi penetapan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ketujuh tentang hukum pinjaman online. MUI menyatakan pinjaman online atau pinjol haram.

Anwar menyebut menurut Muhammadiyah, pinjaman online dianggap haram bila transaksinya memakai sistem riba atau ribawi. Riba berarti mengambil tambahan harta pokok atau modal secara batil.

“Praktik ribawi itu diutak-atik bagaimana pun tetap akan menimbulkan kemafsadatan karena menentang Sunnatullah atau hukum alam. Hukum alamnya orang kalau berusaha ada tiga kemungkinan yang akan dia hadapi, yaitu untung, rugi, atau pulang pokok,” ujar Anwar saat dihubungi, Sabtu.

 

4. Alasan Kader NU Beli 5 Pesawat N219 Buatan PT Dirgantara Indonesia

 

 

Kader Nahdlatul Ulama melakukan nota kesepahaman pembelian lima pesawat N219 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia. "Pembelian pesawat N219 oleh kader PKPNU akan menandai kebangkitan industri pesawat terbang nasional," kata Koordinator Nasional PKPNU, H Munim DZ yang dikutip dari situs NU pada Minggu.

Dia sangat mengapresiasi hadirnya pesawat N219. Menurutnya, pesawat tersebut dikerjakan seratus persen oleh anak bangsa sendiri dengan komponen yang diproduksi di dalam negeri.  

Instruktur Nasional PKPNU, Kiai Adnan Anwar mengatakan pembelian pesawat NU219 akan memperkuat sinergi antarkader NU dan memperluas jejaring NU untuk konsolidasi nasional menuju satu abad Nahdhatul Ulama 2026 dan sekaligus menginspirasi kebangkitan Indonesia 2045.

 

5. Kereta Cepat Bakal Lanjut ke Surabaya? Erick Thohir: Jakarta-Bandung Saja Belum Selesai

 

 

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan pemerintah masih akan merampungkan dulu kereta cepat Jakarta menuju Bandung. Meskipun, dalam beberapa kesempatan, ia dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menyinggung bahwa sepur kilat harus dilanjutkan sampai ke Surabaya, Jawa Timur.

"Cereta cepat ini saya sudah buat statement harus dilanjutkan sampai Surabaya, presiden juga menyampaikan yang sama. masalahnya yang ini (Jakarta-Bandung) saja belum selesai, masak mau lanjut," ujar Erick Thohir dalam wawancara ekslusif Kick Andy yang ditayangkan di Metro TV, 14 November 2021.

Erick mengatakan kelanjutan proyek kereta berkecepatan 350 kilometer per jam juga akan bergantung kepada pemerintah setelah era Presiden Jokowi. Pasalnya, ia mengatakan saat ini tidak ada Garis Besar Haluan Negara atau GBHN yang memastikan keberlanjutan pembangunan setelah berakhirnya periode pemerintahan.

 

 

Sumber :tempo

0 comments: