Wanginya Disukai Banyak Hantu, Sebaiknya Jauhkan 2 Bunga Ini dari Pekarangan Rumah

Rabu, November 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Bunga kerap digunakan sebagai hiasan oleh banyak orang, guna mempercantik dekorasi pekarangan rumah.

 

 

Namun siapa sangka, di balik kencantikan bunga terdapat cerita horor yang berkaitan erat dengan hantu.

 

Konon, banyak hantu yang tertarik dengan wangi bunga ketika tengah berkemaran.

Ada beberapa bunga yang wanginya amat disukai hantu, seperti bunga sedap malam misalnya.

 

Sesuai dengan namanya, bunga sedap malam akan mengeluarkan wanginya pada malam hari.

"Bunga sedap malam akan tercium wanginya saat malam tiba," ujar Mbak Dewi, dikutip MapayBandung.com dari kanal YouTube Dewi Sundari Ahli Kejawen, Selasa 16 November 2021.

Bunga ini juga dipercaya bisa mengundang datangnya hantu karena wanginya yang begitu disukai para makhluk halus.

Tak hanya bunga sedap malam, ada 2 jenis bunga lainnya yang wanginya disukai hantu kata Mbak Sundari.

 


Berikut 2 jenis bunga yang wanginya begitu disukai hantu:

1. Melati

Nampaknya pandangan masyarakat terhadap bunga melati tak sepenuhnya baik.

Sebab, banyak masyarakat yang percaya jika melati adalah jenis bunga yang juga disukai hantu.

Wangi bunga melati yang begitu menusuk hidung, bisa membuat bulu kuduk orang yang menciumnya jadi merinding.

 

"Baru mencium bunga melati saja, orang sudah banyak berpikir macam-macam," tutur Mbak Dewi.

Meski sering diasosiasikan sebagai perlambang cinta, namun nyatanya bunga ini memiliki sisi lain yang begitu mengerikan.

 

2. Mawar

Sama seperti melati, bunga mawar juga kerap digambarkan sebagai lambang cinta bagi sebagian orang.

Namun jika dilihat dari kacamata mistis, ternyata bunga mawar tak seindah yang dibayangkan.

Bunga mawar ini nyatanya bisa mengundang datangnya hantu.

Itulah 2 jenis bunga yang wanginya begitu disukai hantu, serta mengundang datangnya makhluk halus tersebut.

Jika tak ingin ada dampak buruk, sebaiknya jangan ditanam di pekarangan rumah ya.

 

 

 

 

Sumber :mapaybandung

0 comments: