4 Faktor yang Memudahkan Pembauran Budaya

Rabu, Desember 22, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



Ilustrasi toleransi sebagai faktor yang memudahkan pembauran budaya. Foto: Pexels.com

Salah satu faktor yang memudahkan pembauran budaya adalah sikap toleransi. Pembauran budaya dapat diartikan sebagai proses asimilasi yang terjadi di masyarakat.

Menurut D. Hendropuspito dalam Sosiologi Semantik, istilah asimilasi berasal dari bahasa Latin, yaitu assimilare yang berarti menjadi sama. Asimilasi merupakan proses sosial untuk mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat di antara perorangan atau kelompok-kelompok manusia.
Dalam proses membaur terjadi pertukaran unsur-unsur budaya. Pertukaran tersebut bisa terjadi apabila suatu kelompok tertentu menyerap kebudayaan kelompok lainnya.
Asimilasi dapat terjadi jika terdapat kelompok manusia yang berbeda kebudayaan dan individu sebagai anggota kelompok tertentu saling bergaul secara langsung.
Lantas, apa saja faktor yang memudahkan pembauran budaya? Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahuinya!

Faktor yang Memudahkan Pembauran Budaya

Berdasarkan buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) yang disusun oleh Nana Supriatna, Mamat Ruhimat, dan Kosim, berikut empat faktor yang memudahkan pembauran budaya.

a. Sikap toleransi
Dalam kehidupan bermasyarakat kita menemui banyak perbedaan di dalamnya. Unusur tersebut harus disikapi dengan rasa toleransi agar tetap tercipta hubungan yang damai dan tenteram. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa toleransi adalah faktor yang memudahkan pembauran budaya.
b. Memiliki kesempatan seimbang di bidang ekonomi dan politik
Faktor yang memudahkan pembauran budaya selanjutnya adalah kedudukan seimbang di bidang ekonomi dan politik. Kesempatan yang setara ini bisa dilihat dari berbagai macam aspek. Antara lain tidak ada ketimpangan kelas ekonomi dan hak untuk berpolitik.
c. Terjadi perkawinan campuran
Perkawinan campuran menjadi salah satu faktor yang memudahkan pembauran budaya. Misalnya, perkawinan antara pedagang asing dengan penduduk Indonesia.
Mulanya para pedagang asing berkunjung ke Indonesia untuk berdagang. Pada akhirnya mereka menikah dengan masyarakat Indonesia, sehingga melalui perkawinan campuran ini kegiatan ekonomi dapat terus berlangsung dan berkembang. Perkawinan campuran memudahkan pembauran budaya juga agama.

d. Terdapat ancaman atau musuh yang sama
Jika beberapa kelompok masyarakat mendapatkan ancaman yang sama, hal tersebut akan mengakibatkan terbentuknya pembauran budaya.
Atau bisa juga terjadi karena kelompok tersebut memiliki musuh dari pihak yang sama. Sehingga akan terbentuk tujuan untuk menghadapi musuh secara bersama. Dengan demikian hal ini dapat menjadi faktor yang memudahkan pembauran budaya.

Faktor Penghambat Pembauran Budaya

Selain faktor yang memudahkan pembauran budaya, ada juga faktor yang menghambat proses asimilasi. Mengutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah), faktor tersebut antara lain:
  1. Perbedaan kepentingan
  2. Memiliki sikap diskriminatif
  3. Terisolasinya kehidupan dari pihak lain
  4. Keterbatasan pengetahuan yang dimiliki
  5. Merasa khawatir dan takut terhadap kebudayaan masyarakat lain
  6. Merasa bahwa suatu golongan kebudayaan tertentu mempunyai nilai lebih tinggi dibanding golongan kebudayaan lainnya.

Sumber : kumparan.com

0 comments: