5 Pasar Unik di Dunia, Beli Istri Sampai Daging Ekstrem

Jumat, Desember 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Pasar yang tidak biasa ini tidak menjual sayuran atau bahan sembako. Pasar-pasar ini ada yang menjual istri hingga daging-daging tak lazim. Mau belanja?
Terdapat beberapa pasar di dunia yang mungkin kamu akan heran dan takjub datang ke sana. Mereka tidak menjual sayuran, buah atau sembako seperti pasar yang kita kenal. Namun ada pasar yang menjual istri, daging-daging ekstrem, bahkan benda-benda untuk santet.

Dirangkum detikcom, Jumat (17/12/2021) berikut pasar-pasar aneh dan unik yang ada di dunia.


1. Pasar Beriman
Jangan terkecoh ya dengan namanya, pasar yang ada di Tomohon, Sulawesi Utara ini terkenal dengan kuliner ekstremnya. Di pasar ini para pedagangnya menjual beragam daging hewan, mulai dari yang umum sampai yang tidak umum.

Sebut saja babi, anjing, kelelawar, tikus hutan, ular, biawak, dan hewan lainnya. Kalau candaannya orang Tomohon "Kita makan semua hewan baik berkaki atau tidak. Jika kaki meja dan kaki kursi bisa dimakan, kita akan makan,". Memang warga di sana dikenal menyukai kuliner ekstrim.

Pasar Ekstrem Tomohon Foto: Usman Hadi/detikTravel

2. Pasar Voodoo

Dari nama pasarnya tentu kamu tahu di sini yang dijual adalah semua hal yang berhubungan dengan santet atau ilmu hitam. Pasar ini berada di Pasar Akodessewa di Togo, Afrika.

Jadi jangan kaget ya jika kamu melihat pemandangan organ tubuh binatang, tulang, kepala buaya, bahkan sampai boneka voodoo yang legendaris dapat dijumpai. Traveler yang datang juga tidak hanya dapat melihat, namun juga membeli barang yang dijajakan di pasar tersebut.

Tapi walau terdengar ngeri, gambaran voodoo yang menyeramkan seperti di film ternyata tidak benar. Bagi orang Afrika, atribut voodoo juga disebut sebagai jimat keberuntungan yang dapat membawa kebaikan dan keberuntungan bagi penggunanya.

Pasar jimat Foto: (Thinkstock)

3. Brides Market di Bulgaria
Bergeser ke Eropa, ada namanya Brides Market di Bulgaria. Tepatnya berlokasi di Kota Stara Zagora, yang diadakan tiap empat tahun sekali. Kadang di hari-hari libur nasional atau hari-hari besar lainnya, tapi yang paling ramai adalah saat hari Sabtu pertama di tengah bulan Maret.

Dari namanya saja tentu kamu dong di sini tempat menemukan jodoh. Kamu akan melihat muda-mudi dari Suku Kalaidzhi Roma akan memakai pakaian terbaik mereka dan tampil necis.

Yang gadis memakai gaun dan merias wajahnya dengan make up agar terlihat cantik, sedangkan para pria ada yang tampil perlente. Tujuannya tentu saja, agar membuat dirinya makin menarik.

Umur mereka juga masih muda-muda, malah ada yang masih berusia 15 tahun. Namun rata-rata, umurnya 20-an tahun. Para orang tua pun mendampingi, dengan ketat menyeleksi calon yang siap menjadi pasangan anak-anak mereka.

Ketika anak-anaknya telah menemukan pasangan, orangtua akan mengambil alih. Keluarga pria akan membayar sejumlah uang kepada keluarga gadis.

Untuk gadis yang berparas cantik dan masih perawan harganya cukup tinggi. Harganya, bisa dari USD 2.000 atau sekitar lebih dari Rp 29 juta. Dengan pasar jodoh ini, orang tua berharap agar anak-anaknya bisa mencari pasangan yang sesuai dan langsung dilanjutkan ke tahap pernikahan. Tidak ada pacar-pacaran.

4. Love Market, Vietnam

Pasar jodoh selanjutnya ada di Love Market di Vietnam. Lokasinya di kota kecil Sa Pa, di Provinsi Lao Cai. Jaraknya sekitar 350 km dari Hanoi atau sekitar 8-9 jam perjalanan naik kereta.

Setiap hari Sabtu dan Minggu menjadi hari yang spesial bagi masyarakat setempat untuk mencari jodoh. Di hari Sabtu, malam harinya, diadakan acara bernyanyi dan menari bersama yang mempertemukan pria dan wanita. Dengan tujuan, agar bisa saling kenal satu sama lain.

Para wanita, tentu saja memakai pakaian terbaik mereka, seperti aksesoris dan gaun yang warnanya cerah. Para pria, harus pintar-pintar mencuri hatinya. Acara tarian dan menyanyi bersama itu, berlangsung hingga tengah malam.

Besoknya, barulah dibuka Love Market. Mereka yang sudah saling jatuh hati, bisa langsung melamar pasangannya. Terkadang, ada yang sudah siap menikah!

Love Market ini diyakini sudah berlangsung sejak zaman dulu. Sa Pa yang wilayahnya didominasi pegunungan, membuat masyarakat di desa-desa di sana sulit bertemu. Love Market digelar sebagai ajang untuk bertemu sekalian untuk cari jodoh.


5. Pasar Maeklong di Thailand

Pasar Maeklong di Thailand tidak jauh berbeda dengan pasar rakyat di Indonesia. Yang membuat dia unik adalah pasar ini berada di jalur kereta aktif.

Pasar Maeklong ini konon telah ada sejak tahun 1905 lho. Jadi para pedagang bila kereta lewat, mereka akan menggeser tenda dagangannya. Dan setelah kereta lewat, mereka akan kembali menggelar dagangannya.

Deg-degan nggak sih kalau seperti itu? Mungkin bagi wisatawan ini adalah pemandangan yang menyeramkan. Namun bagi para pedagang di sana, ini adalah keseharian dan mereka bisa mencari nafkah di sana.

Pasar Maeklong di Thailand Foto: (Nfadils/d'traveler)





Sumber : derik.com

0 comments: