Charnwit: Cara Main Timnas Indonesia Dibenci Thailand

Senin, Desember 27, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Permainan Timnas Indonesia disebut dibenci Thailand. (AP/Suhaimi Abdullah)

Timnas Indonesia diyakini mantan pelatih timnas Thailand, Charnwit Polcheewin, akan membuat tim Gajah Perang kesulitan pada final Piala AFF 2020 (2021) yang akan digelar Rabu (29/12) dan Sabtu (1/1).
Charnwit mengatakan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae Yong yang mengandalkan permainan cepat dan tidak kenal lelah sepanjang 90 menit akan menyulitkan Thailand pada final Piala AFF.

"Melawan Timnas Indonesia yang sudah main bersama cukup lama ini, Thailand pasti akan kelelahan karena mereka menggunakan kemampuan unik, cepat, dan merayap, yang merupakan senjata berbahaya mereka," ujar Charnwit.


"Gaya seperti ini, sepak bola Thailand tidak menyukainya. Selain itu Indonesia punya serangan balik yang cepat, dengan permainan bertahan yang cukup tangguh," ucap Charnwit dikutip dari Siam Sport.

Charnwit yang melatih timnas Thailand pada 2005 hingga 2008 mengatakan tim asuhan Alexandre Polking tidak boleh panik dan lengah menghadapi Indonesia.

"Thailand harus menumpuk pemain dengan baik. Memotong serangan Indonesia dan memainkan bola ke ruang yang kosong. Saya pikir timnas Thailand harus mengandalkan umpan-umpan pendek, karena saya tahu itu permainan terbaik Thailand. Selain itu Thailand juga tidak boleh lengah," ucap Charnwit.

Terakhir Charnwit memuji kemampuan Thailand dalam mengatasi tekanan Vietnam di leg 2 semifinal Piala AFF. Charnwit mengatakan Thailand tidak butuh bermain bagus untuk lolos ke final.

"Thailand bermain dengan kesulitan, karena Vietnam menekan sejak awal pertandingan. Tapi Vietnam terburu-buru. Andai Vietnam bisa mencetak satu gol, maka situasinya akan berubah dan Thailand terlihat bermain tidak indah," ujar Charnwit.

"Tapi Thailand menunjukkan mereka mampu mengatasi tekanan dengan bagus. Selamat untuk timnas Thailand atas keberhasilan melaju ke babak final Piala AFF," sambung Charnwit.




Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: