Jelang Kedatangan TKI, Asrama Haji Surabaya Gladi Bersih dengan TNI

Rabu, Desember 29, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




Surabaya - Awal Tahun Baru 1 Januari 2021, Asrama Haji Surabaya mulai kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI)/TKI untuk menjalani karantina. Sebelum kedatangan para TKI, pihak Asrama Haji melakukan gladi bersih untuk meningkatkan kesiapan.

Hari ini mereka menggelar gladi bersih bersama pihak bandara dan instansi terkait persiapan check in, perjalanan, menerima para TKI di Asrama Haji hingga menjalani karantina.

"Saya barusan rapat dengan Kodam terkait dengan persiapan karantina. Dalam beberapa hari ke depan sampai 31 Desember cek terakhir kemudian cek terakhir persiapan, besok ada gladi dari bandara, perjalanan sampai Asrama Haji, check in PMI dan seterusnya," kata Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Sugianto saat dihubungi detikcom, Rabu (29/11/2021).

"Diperkirakan tanggal 31 (Desember) check in terakhir kesiapan, 1 Januari 2022 PMI mulai masuk", tambahnya. 

Sugiono menjelaskan pihaknya sudah menata segala sesuatunya. Termasuk teknis dan kesiapan lainya.

"Ini kegiatan nasional, kami lebih meningkatkan kesiapan. Di antaranya anggota saya suruh cek mana kamar-kamar yang rusak, mana yang bisa dipakai, rusak tidak terlalu berat segera diperbaiki, yang siap dipakai segera dihitung," jelasnya.

Laporan terakhir yang dia terima, ada 315 kamar untuk TKI saja. Ada 14 gedung, 315 kamar, dan instruksi dari menhub 1 kamar diisi 2 orang. Petugas di Asrama Haji yang sudah stand by sekitar 75 orang. Seperti badan kebersihan gedung, lapangan, kamar, keamanan sampai yang menerima PMI bagian check in.

"Tadi Pak Panglima menyampaikan, bahwa rata-rata kedatangan PMI satu hari antara 100-200. Nanti akan dibagi ke beberapa titik," ujarnya.

Selain di Asrama Haji, Sugianto menyebut para TKI juga akan bisa menjalani karantina di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Ketintang, Balai Diklat Kemenag di Ketintang. Jika nantinya overload, tambah dia, akan dilakukan booking beberapa hotel,

Meski begitu, gedung karantina TKI dan warga Surabaya yang positif COVID-19 pun dipisahkan. Semua aksesnya pun terpisah dan tidak tercampur.

"Selama ini sudah berjalan (Karantina TKI dan warga Surabaya). Seperti waktu lalu April-September 2021 kemarin. Yang pasti gedung berbeda, akses keluar masuk beda, dan tidak ada masalah,"


Sumber : detik.com

0 comments: