Kumpulan Fakta Tentang Laos, Negara ASEAN yang Tidak Memiliki Laut

Senin, Desember 20, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



 Penasihat Dirjen World Health Organization (WHO) untuk Gender dan Pemuda, Diah Satyani Saminarsih, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat produksi vaksin COVID-19 di kawasan Asia Pasifik. Terlebih, Indonesia memiliki beragam perusahaan farmasi yang diakui dunia.

“Kalau ditanya kemungkinan, kemungkinannya cukup besar, karena kita punya Bio Farma yang sejak sebelum pandemik sudah punya reputasi global, khususnya untuk vaksin polio,” kata Diah dalam sesi wawancara khusus dengan IDN Times, Kamis (9/12/2021).

1. WHO ingatkan pentingnya kolaborasi di tengah pandemik



Asia Tenggara merupakan sebuah kawasan di benua Asia. Kawasan ini diapit oleh dua benua, yakni benua Asia dan benua Australia serta dua samudra, yaitu samudra Hindia dan samudra Pasifik.

Asia Tenggara tidak berakhir sebagai sebuah kawasan semata , tetapi negara-negara di Asia Tenggara juga menjalin hubungan-hubungan secara diplomatik. Salah satu buktinya ialah berdirinya asosiasi negara-negara Asia Tenggara yang disebut ASEAN.
Meskipun kawasan Asia Tenggara diapit oleh dua samudra, ada sebuah negara ASEAN yang tidak memiliki laut. Apakah nama negara tersebut? Simak jawabannya di bawah ini.

Laos, Negara ASEAN yang Tidak Memiliki Laut

Menurut Elis Khoerunnisa, S.Pd., ‎Putriani khairun Nisa, S.Pd., ‎Elisa Suhartini, S.Pd. dalam buku Super Complete SMP/MTs, negara ASEAN yang tidak memiliki laut adalah Laos. Laos merupakan negara yang dikelilingi oleh daratan dan sama sekali tidak memiliki akses dengan laut.
Akibat kondisi yang tidak memiliki laut, Laos menjadi salah satu negara dengan julukan "The Landlocked Country", selain negara-negara lainnya yang juga tidak memiliki laut, seperti Afghanistan.

Negara asean yang tidak memiliki laut ialah Laos. Foto: Freepik.com
Berikut beberapa fakta terkait negara Laos:
  • Nama negara: Laos
  • Ibu kota: Vientiane
  • Mata uang: Kip
  • Bahasa: Lao, Hmong, Khmu, Prancis.
  • Agama: Budha, Satsana Phi, Kristen, Islam, dan lain-lain.
  • Lagu kebangsaan: Pheng Xat Lao
  • Hari kemerdekaan: 22 Oktober 1953
  • Semboyan: Santiphab, Ekalad, Paxathipatai, Ekaphab, Vaddanathavan (perdamaian, kemerdekaan, demokrasi, persatuan, dan kemakmuran)

Kondisi Geografis Negara Laos

Posisi negara Laos adalah di sebelah utara semenanjung Malaka. Secara astronomis, Laos terletak pada 100° BT - 108° BT dan 16° LU - 22° LU . Batas-batas negara ini adalah sebelah barat berbatasan Myanmar, Thailand, Cina, dan Vietnam.
Sama halnya dengan negara Asia Tenggara lainnya, iklim negara Laos adalah tropis. Negara ini memilki suhu rata-rata tahunan 26 °C di utara sampai dengan 28 °C di selatan.
Curah hujan di negara Laos ini sangat bervariasi, mulai dari 1.500 mm sampai dengan 2.500 mm per tahun. Laos memiliki tiga musim, yaitu:
  • Musim hujan yang panas, yaitu terjadi pada bulan Juli hingga bulan Oktober.
  • Musim kemarau yang sejuk, yaitu terjadi pada bulan November hingga bulan Februari.
  • Musim pancaroba yang kering dan panas, yaitu terjadi pada bulan Maret hingga bulan Mei.

Kondisi Pemerintahan dan Politik Negara Laos

Negara Laos juga biasa dikenal dengan sebutan Negeri Seribu Gajah. Foto: Pexels.com
Dari abad ke-14 hingga abad ke-18, negara Laos disebut Lan Xang atau "Negeri Seribu Gajah". Negara ini juga merupakan salah satu dari lima negara di dunia yang memiliki paham komunis.
Laos adalah salah satu negara komunis yang memiliki kepala pemerintahan berupa presiden. Dalam sistem pemerintahan Laos, presiden dibantu oleh perdana menteri
Laos juga merupakan negara jajahan bangsa Prancis. Negara Laos berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada 22 Oktober 1953.

Awalnya, Laos merupakan sebuah negara yang berbentuk kerajaan monarki. Namun, sejak 2 Desember 1975 kerajaan Laos berubah menjadi Republik Laos.

Sumber : kumparan.com

0 comments: