Generasi Muda Bandung Didorong untuk Mau Terjun ke Dunia Bisnis

Kamis, Januari 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Bandung - Di tengah kemajuan zaman saat ini generasi muda dituntut untuk lebih berani terjun menjadi seorang pengusaha. Berbagai fasilitas ditunjang kemajuan teknologi menjadi peluang bagi generasi muda untuk bisa mengembangkan usahanya.

Dalam sebuah diskusi yang digelar Dispora Kota Bandung bertajuk 'Kick off Cempor 2022' membahas banyak hal mengenai potensi yang bisa dimanfaatkan generasi muda saat terjun ke dunia usaha.

Pada diskusi tersebut hadir sejumlah pembicara. Seperti Direktur Utama Instrat Ridwansyah Yusuf Achmad, Komisaris bank bjb syariah Rio F. Wilantara, Edwin Khadafi dan Donny dari Kios Produk Indonesia.

Ridwansyah Yusuf mengatakan dunia usaha memang penuh dengan ketidakjelasan. Namun hal ini bukanlah alasan untuk memulai berusaha.

"Dengan berusaha, akan memberikan peluang ekonomi yang lebih besar. Kalau ingin rejeki lebih banyak, harus mau mengambil risiko yang lebih besar," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (13/1/2022).

Ia juga mengajak generasi muda untuk berani mengambil risiko dan memulai usaha. Terlebih, saat ini jumlah wirausahawan di Indonesia masih sangat sedikit.

"Bisnis mulai saja dulu, jangan kebanyakan mikir. Karena kalau belum gagal, belum tentu bisa inovasi, kreatif. Thomas Alfa Edison berapa kali pecah bohlamnya, sebelum bisa kita rasakan terangnya sekarang," tuturnya.

Komisaris bjb syariah Rio menjelaskan sektor UMKM menjadi salah satu pilihan usaha terutama bagi pemula. Selain relatif lebih mudah untuk memulainya, sektor inipun terbukti lebih kuat terhadap krisis ekonomi.

"2008 dunia mengalami krisis global. Hanya empat negara yang terbebas krisis, salah satunya Indonesia karena UMKM-nya. Kita dibantu penjual kopi di pinggir jalan, kios, tukang batagor," ujarnya.

Rio pun mengajak generasi muda yang hendak berwirausaha untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. "Teknologi harus jadi tool untuk mengembangkan bisnis," katanya.

Hal serupa disampaikan Edwin yang memulai usahanya dengan modal nol rupiah. "Semua bisnis saya dimulai dengan uang yang tidak cukup, bahkan tidak ada," katanya.

Oleh karena itu, menurutnya dalam berwirausaha perlu membangun jejaring. "Semua bisa dibantu dengan silaturahmi. Berkolaborasi dengan siapapun," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Edi Marwoto menjelaskan, Cempor 2022 ini merupakan programnya untuk meningkatkan kapasitas pemuda di Kota Bandung. "Khususnya untuk peningkatan kapasitas dan daya saing kewirausahaan, peningkatan kreativitas dan inovasi," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen dan berperan aktif dalam membangun kepemudaan. Cempor ini merupakan wujud hadirnya pemerintah dalam membantu pemuda agar lebih berkarya dan produktif.

"Dispora sebagai lokomotif di sektor kepemudaan berkolaborasi dengan Commpass untuk menggelar Cempor 2022 (Camp Enterpreneur Dispora 2022) dengan tema Kolaborasi Pelaku Usaha & Pemuda Kreatif dalam Menumbuhkan Semangat Wirausaha Kreatif Kota Bandung," katanya.

Sumber : detik.com

0 comments: