6 Alat Musik Papua, Fungsi, dan Cara Memainkannya

Senin, Februari 21, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi. Ada beberapa alat musik Papua yang perlu diketahui. (iStockphoto)

Indonesia kaya akan budaya. Budaya terbagi menjadi dua, benda dan tidak benda. Budaya benda adalah karya cipta dari seseorang atau masyarakat tertentu yang nyata, konkret, atau bentuknya jelas, salah satunya alat musik.
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki alat musik tradisional, termasuk Papua. Alat musik Papua umumnya berasal dari kayu, bambu, dan kulit. Namun ada juga yang terbuat dari cangkang kerang. Hal ini berkaitan dengan wilayah tempat mereka tinggal.

Fungsi alat musik asli dari Papua umumnya hampir sama dengan alat musik daerah lainnya di Indonesia, yakni untuk acara adat, perayaan, pesta, atau hiburan. Beberapa di antaranya berfungsi untuk mengumpulkan masyarakat.


Daftar Alat Musik Papua, Fungsi, dan Cara Memainkannya

Tifa, salah satu alat musik Papua. (Arsip Istimewa via detikcom)

Papua tidak hanya terkenal dengan seni ukir dan keindahan alamnya, tetapi juga alat musiknya. Berikut ini daftar alat musik Papua yang unik, mengutip Modul Pembelajaran Seni Budaya SMA Kemendikbud.

1. Tifa
Tifa terbuat dari kulit dan kayu. Memiliki bentuk yang menyerupai kendang, tifa termasuk ke dalam alat musik membranophone.

Alat musik membranophone adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran berbahan kulit binatang atau bahan imitasi kulit lainnya. Tifa akan berbunyi ketika membran atau kulit bergetar.

Cara memainkan tifa yakni dipukul dengan telapak tangan. Biasanya, tangan kiri memegang tifa, dan tangan kanan digunakan untuk memukul dan menepuknya.

Tifa berfungsi sebagai alat musik ritmis, yakni alat musik yang tidak memiliki nada dan ditujukan untuk menjaga tempo atau ketukan musik.

Tifa terbagi menjadi beberapa jenis, yakni jekir, potong, dasar, dan bas.

Selain di Papua, tifa juga terdapat di Maluku. Namun, bentuk keduanya berbeda. Bagian tengah tifa asal Papua lebih melengkung serta dapat dipegang. Sementara tifa dari Maluku berbentuk seperti tabung dan bagian tengahnya tidak bisa dipegang.

2. Pikon
Pikon kerap digunakan oleh suku Dani Papua untuk hiburan dan menghilangkan penat.

Pikon terbuat dari bambu. Panjangnya sekitar 5,2 cm. Di bagian tengahnya dilekatkan lidi penggetar dan seutas tali sehingga menghasilkan variasi bunyi.

Cara memainkan pikon yakni dengan meniup bagian tengah dari bambu yang telah diberi lubang sembari menarik tali yang terhubung dengan lidi.

Ilustrasi. Ada beberapa alat musik Papua yang perlu diketahui. (iStockphoto)

3. Triton
Triton terbuat dari cangkang kerang yang telah dilubangi. Awalnya, sebelum menjadi alat musik, triton digunakan sebagai alat pemanggil atau memberi tanda warga.
Cara memainkannya, cukup meniup satu sisi dari kulit kerang.

4. Fuu
Alat musik Fuu terbuat dari kayu atau bambu yang memiliki lubang kecil di satu sisinya dan lubang besar di sisi lainnya. Fuu umumnya memiliki ukiran di bagian luarnya.

Cara memainkan Fuu yakni dengan meniup bagian lubang kecilnya.

Alat musik ini selain digunakan untuk mengiringi berbagai tarian juga memiliki fungsi sosial, yakni untuk memanggil penduduk.

5. Krombi
Krombi terbuat dari bambu yang bagian atasnya disayat sehingga bagian dalam bambu terlihat.

Cara memainkan krombi yakni dengan memukulnya dengan sebatang bambu seukuran stik drum.

Fungsi dari alat musik ini adalah pengiring untuk upacara adat atau pesta adat.

6. Guoto
Guoto terbuat dari bilah bambu yang bagian atasnya disayat hingga menjadi senar. Senar tersebut ditumpu kayu sehingga dapat menghasilkan bunyi.

Bentuk guoto sekilas mirip dengan alat musik tradisional Sunda, celempung.

Namun, cara memainkannya berbeda. Guoto dimainkan dengan memetik senarnya. Sementara itu, celempung dimainkan dengan memukul senar tersebut dan memainkan lubang yang ada di bagian sampingnya.

Guoto biasanya dimainkan untuk menyambut tamu, mengiringi tarian atau ritual.

Itulah beberapa alat musik Papua beserta fungsi dan cara memainkannya.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: