9 Pohon Angker yang Disukai Makhluk Halus

Senin, Februari 21, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


SALAH satu tempat yang sering diyakini sebagai rumah para makhluk gaib adalah pohon yang terlihat lebat dan angker. Dari semua barang, tempat, atau area yang paling banyak dihuni makhluk gaib, pepohonan memang dinilai sebagai rumah favorit para makhluk astral.

Konon katanya, semakin besar dan tinggi pohon tersebut, semakin banyak makhluk halusnya. Terlebih jika usianya sudah tua.

Nah, dirangkum MNC Portal, berikut 9 pohon angker yang disukai makhluk halus.

Pohon Asam Jawa

Menurut kepercayaan orang zaman dulu, pohon jawa merupakan tempat tinggal hantu pocong dan kuntilanak. Itulah mengapa mereka tidak pernah membiarkan pohonnya tumbuh terlalu lebat atau terlalu lama di rumah.

Sama seperti pohon rindang lainnya, pohon asam Jawa juga membutuhkan ritual tertentu sebelum ditebang, terutama untuk pohon yang sudah berdiri selama ratusan tahun!

Pohon Saga

Konon katanya, pohon saga merupakan rumah dari banyak makhluk halus, serta merupakan tempat favorit para dedemit berkumpul. Dedemit merupakan jenis makhluk halus yang bisa sangat merugikan manusia di sekitarnya karena mampu menyerap energi positif kita.

Pohon Pisang

Siapa sangka pohon ramping ini bisa ditempati makhluk seram? Ya, untuk kamu yang belum tahu, mitos pohon pisang yang dikatakan sebagai rumah pocong ini kiranya sudah bukan rahasia lagi. Selain pocong, penghuni gaib lainnya yang gemar menempati pohon angker ini adalah kuntilanak dan tuyul.

 Ilustrasi

Pohon Sawo Manila

Memiliki nama lain pohon ciku, sawo manila merupakan tempat tinggal hantu genderuwo dan kuntilanak. Menurut kepercayaan orang tua, anak-anak yang bermain di bawah pohon ciku pada waktu magrib akan dibutakan pandangannya sehingga mereka akan tersesat.

Selain itu, pohon sawo manila juga merupakan rumah bagi kerajaan jin. Maka itu, enggak usah, deh, berkeliaran dekat-dekat pohon ini kalau kamu enggak mau diganggu oleh dua penunggunya!

Pohon Bambu

Tanaman yang berasal dari negeri panda ini terkenal angkernya karena keberadaanya sering sekali ditemukan di dekat kuburan. Selain itu, rindangnya pohon ini juga dikatakan sebagai salah satu alasan mengapa makhluk astral senang menempati pohon bambu.

 Ilustrasi

Penghuni yang dikatakan menjadi penunggu pohon bambu adalah jin bermata merah dan wanita berjubah putih. Biasanya, mereka akan menampakan diri mereka hanya untuk melawan orang-orang yang iseng bertingkah di daerah kekuasaan mereka.

Pohon Ara

Pohon yang juga dipanggil sebagai pohon tin ini tampilannya terlihat seperti beringin. Tinggi dan besarnya dapat mengalahkan ukuran rumah kamu, ranting-rantingnya tebal dan cocok untuk digunakan sebagai tempuan ayunan. Namun, dedaunan pohon tin lebih lebar dan terlihat seperti bunga.

Menurut masyarakat yang sering menjadi korban keisengan penghuninya, penampakan hantu tin mirip dengan pohonnya. Sosoknya besar, hitam, dengan rambut gondrong yang kusut.

Pohon Sukun

Siapa di sini yang suka banget makan buah sukun? Entah itu digoreng, ditumis, atau dibuat untuk asinan, sukun memang buah favorit banyak orang dan pohonnya pun bisa kita temukan hampir di setiap rumah atau kebun.

Namun, masihkah kamu ingin menanam sukun setelah tahu bahwa pohon ini masuk ke dalam pohon angker yang perlu diwaspadai? Katanya, pohon sukun merupakan tempat dimana pocong, jin, dan kuntilanak sering nongkrong.

Pohon Kapuk

Pohon angker berikutnya adalah pohon kapuk atau dikenal juga sebagai randu. Dibalik semua manfaat dan kelebihan yang bisa kita dapatkan dari pohon randu, ternyata kamu benar-benar enggak disarankan untuk memelihara pohon ini sampai terlalu besar. Menurut kepercayaan warga, pohon randu adalah rumah dari hantu pocong.

Pohon Beringin

Menurut legenda rakyat, pohon bering merupakan rumah dari genderuwo. Daun-daunnya yang rindang dan tingginya yang selangit membuat pohon ini terlihat lebih menyeramkan, terutama saat matahari sudah terbenam.

Dalam beberapa kepercayaan di Indonesia, ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam merawat pohon ini. Ketika ditebang atau dirapihkan, ada baiknya jika kita melakukan mediasi apabila kita tidak mau diikuti dan diganggu oleh penunggu pohon.

Sumber : okezone

0 comments: