Cara Unik Warga Korut Rayakan Imlek

Kamis, Februari 03, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Foto: KCNA via AP.
Korea Utara benar-benar unik dan berbeda ketimbang negara lain di dunia, bahkan dengan negara sesama komunis sekalipun. Hal itu terlihat dari perayaan Imlek.

Perayaan Imlek di Korut dimulai dengan menunjukkan rasa hormat mereka kepada keluarga Kim Jong-un, pemimpin negara itu.
Mereka harus menaruh bunga dan memberikan penghormatan pada patung ataupun potret pemimpin Korut sebelumnya, Kim Il-sung dan Kim Jong-il.

Warga Pyongyang mengunjungi Istana Matahari Kumsusan, di mana tubuh Kim Il-sung dan Kim Jong-il disemayamkan.
Setelah itu, mereka mendaki bukit Mansu untuk membungkuk ke patung perunggu raksasa para pemimpin sebelumnya.
Mengutip Korean Herald, usai sembah patung Kom Jong-Un, warga Korut menyaksikan upacara leluhur, makan bersama keluarga, dan menyaksikan pertunjukan seni yang memuat pesan pujian kepada Kim Jong-un dan partai berkuasa.
Selain itu, warga Korut juga memainkan permainan tradisional seperti menerbangkan layangan, top-spinning, jegichagi, dan permainan papan yunnori di hari raya tersebut.

Meski demikian, tak ada mudik bagi sebagian besar warga Korut untuk mengunjungi keluarga. Warga di negara itu harus memiliki izin perjalanan bila mereka ingin keluar dari tempat tinggalnya.
Tak hanya itu, pembatasan pergerakan warga Korut saat ini semakin diperketat demi mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Covid-19.
Sementara itu, Kim Jong-un dan para pembantunya yang setia turut menyaksikan konser yang dipenuhi lagu dan aksi pemujaan terhadap Partai Buruh Korea dan pemimpin Korut.
Kim Il-sung menilai Tahun Baru China sebagai sisa masyarakat feodal. Sejak Perang Korea terjadi di 1953, tradisi hari raya tersebut menghilang dari Korut.
Namun, pemimpin Korut Kim Jong-il mengembalikan Tahun Baru China sebagai bagian dari kampanye 'Semangat Pertama Bangsa Korea.'

Rezim Kim Jong-il menekankan pentingnya Tahun Baru Imlek sebagai hari libur tradisional untuk mewarisi tradisi nasional.
Pemerintah Korut sendiri juga telah memberikan satu hari raya publik untuk merayakan Imlek yang artinya mereka bisa libur.
Tapi kebanyakan warga memilih ikut perayaan Imlek karena Kim Jong-un dikenal suka memberikan makanan dan keperluan sehari-hari di hari libur nasional.

Sumber : kumparan.com

0 comments: