Cerita Warga Indonesia di Tokyo, Ketemu Masjid di Samping Tempat Hiburan Malam

Senin, Februari 21, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Suasana Malam Pertama Pencabutan Status Darurat COVID-19 di Jepang

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak pengalaman unik dan menarik saat berkunjung ke negara asing. Hal itu juga dialami seorang pria Indonesia saat berada di Tokyo, Jepang.

Ia membagikan video tentang pengalaman uniknya saat mencari tempat ibadah di Tokyo dan menjadi viral. Pengalaman itu diunggah di akun TikTok @hariwibowo26 pada Selasa, 14 Februari 2022.

Pria itu menanggapi komentar warganet yang menantikan video distrik hiburan. Namun, dia membalasnya dengan mengunggah video saat mencari masjid di Tokyo.

Pria bernama Hari dan teman-temannya malam itu hendak menunaikan salat. Tapi, mereka tak bisa menemukan musala maupun masjid dengan mudah mengingat Islam bukan agama mayoritas dan tidak begitu dikenal oleh warga Jepang.

Mereka akhirnya diarahkan menuju Kabukicho yang merupakan area tempat hiburan malam terbesar di Tokyo. Setelah berputar-putar di sekitar Kabukicho, mereka akhirnya menemukan satu masjid.

Masjid itu berada tepat di gang dekat tempat hiburan malam. "Mau ke masjid di Tokyo, malah nyasar ke tempat hiburan malam," tulis pria itu video tersebut.


Gang Kecil

 

Sebelum tiba di masjid, Hari memperlihatkan suasana jalan menuju ke sana yang dihiasi kelap-kelip lampu. Mereka bahkan mengaku sempat ditawari hal-hal aneh di tempat hiburan malam.

Dengan terus berjalan, ia mendapati gang kecil yang ternyata menuju masjid. Dia dan seorang temannya mengaku bingung saat menemukan lokasi masjid yang bersebelahan dengan lokasi hiburan malam. "Ternyata letak masjidnya emang di sini guys. Kita pada bingung," ucapnya.



3 Lantai

Mereka pun mengantre masuk ke dalam masjid yang terletak di gang yang cukup kecil itu. "Masjidnya kecil, tapi alhamdulillah ada masjid," katanya.

Bentuk masjid itu selayaknya masjid pada umumnya. Nama masjid dengan corak warna hijau dan putih itu adalah, Masjid Al Ikhlas.

Dalam video lainnya yang diunggah pada 15 Februari 2022, masjid tersebut terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama digunakan sebagai tempat wudu, ruang tamu, dan papan pengumuman.

Lantai dua digunakan untuk salat bagi para perempuan, sementara lantai tiga untuk laki-laki. Azan pun ternyata dilakukan seperti di Indonesia, tapi suaranya itu tidak diperdengarkan ke luar masjid, jadi hanya di dalam masjid saja.


Ujian yang Berat

Video itu sempat viral dan menarik perhatian banyak warganet. "Sebelum ke masjid harus melewati ujian yang berat," komentar seorang warganet.

"Mungkin ini terkait perizinan sulit atau harga ruko di tempat hiburan yang terjangkau sama bebas dipakai apa aja jadi bisa ngediriin di situ deh," komentar warganet lainnya. "Lha nama masjidnya sama kayak di desa gue," timpal warganet lainnya.

Sampai berita ini ditulis, salah satu video yang diunggah Hari sudah dilihat lebih dari dua juta kali dan disukai lebih dari 273 ribu kali.


Sumber : LIPUTAN6

0 comments: