Gubernur Bali Izinkan Pawai Ogoh-ogoh Jelang Nyepi

Kamis, Februari 17, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Gubernur Bali Wayan Koster. (CNN Indonesia/ Kadafi)

Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan izin atau kesempatan para yowana atau generasi muda untuk melaksanakan pawai Ogoh-ogoh, pada malam rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944.

Keputusan itu dilakukan setelah Gubernur Koster berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Bendesa Agung dan Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.

"Saya sebagai Gubernur Bali bersama Majelis Desa Adat Provinsi Bali menyetujui keinginan yang disampaikan melalui aspirasi para Yowana MDA Provinsi, Kabupaten, Kota se-Bali. Kepada para yowana yang sudah membuat Ogoh-ogoh, saya minta teruskan dibuat sampai selesai, sampai tuntas, jangan berhenti sebelum tanggal 2 Maret 2022," kata Koster dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/2).

Ia juga menyebutkan, para yowana seluruh Bali tidak perlu ragu-ragu lagi dan parade Ogoh-ogoh bisa dilaksanakan di lingkungan atau banjar dengan maksimum 25 yowana dan Ogoh-Ogoh ramah lingkungan tanpa bahan plastik dan styrofoam dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan.

"Pakai masker, sudah divaksin dua kali, menyediakan hand sanitizer, dan mengikuti swab antigen yang difasilitasi secara gratis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali," imbuhnya.

Koster juga mengaku sangat menghargai dan mengapresiasi hasil karya seni, inovatif, kreatif dari para generasi muda Bali dan sebagai bagian dalam membangun karakter dan jiwa seni serta budaya dalam produk Ogoh-ogoh yang diciptakan.

Maka dengan hal itu, seperti pada tahun 2021 di tahun 2022 ini akan melakukan penilaian terhadap karya Ogoh-ogoh dan hasil dari penilaian ini akan dijadikan dasar untuk memberikan hadiah, yaitu hasil karya terbaik untuk tiga Ogoh-ogoh di masing-masing Kecamatan, kemudian diberikan hadiah untuk peringkat I, II, dan III di semua kabupaten dan kota se-Bali.

Sementara, untuk ditingkat kecamatan, tiga karya Ogoh-ogoh terbaik akan diberikan hadiah masing-masing Rp 5 juta. Kemudian kabupaten dan kota, untuk peringkat I diberi hadiah Rp 50 juta, peringkat II diberi hadiah Rp 35 Juta, dan peringkat III diberi hadiah Rp 25 Juta, di semua Kabupaten dan kota se-Bali. Sehingga total hadiah menjadi hampir sebesar Rp 1,9 miliar.

"Ini akan diproses oleh tim penilai yang turun ke masing-masing banjar untuk menilai karya Ogoh-ogohnya. Yang dinilai ini bukan perlombaannya, tapi karya dari Ogoh-ogohnya, dengan berdasarkan kreasi dan inovasi," ujarnya.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: