Kedubes China di Ukraina Minta Warganya Jauhi Daerah Konflik

Selasa, Februari 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Foto ilustrasi. (istockphoto/ Rawpixel)

Jakarta, CNN Indonesia -- Kedutaan Besar China di Ukraina meminta warga negara dan pebisnis China di negara itu untuk tidak berkunjung ke area yang 'tidak stabil.' Meski demikian, pihak kedutaan China tidak mengimbau warga untuk pergi dari Ukraina, berbeda dengan beberapa negara lain.

"Saat ini, situasi di timur Ukraina telah mengalami perubahan besar," demikian pernyataan Kedubes China dalam situs resminya, Selasa (22/2), dikutip dari Reuters.

"Kedutaan Besar China di Ukraina mengingatkan warga China dan pebisnis yang dibiayai China di Ukraina untuk memperhatikan pemberitahuan keamanan yang diberikan secara lokal dan tidak pergi ke area yang tidak stabil," lanjut pernyataan tersebut.


Sementara itu, krisis yang terjadi di perbatasan Rusia-Ukraina kini semakin memanas. Presiden Rusia, Vladimir Putin, baru-baru ini menempatkan pasukannya di dua wilayah separatis Ukraina untuk 'menjaga perdamaian,' setelah mengakui kemerdekaan dua wilayah ini.

Awal Februari, beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman telah mengimbau warga negara mereka untuk pergi dari Ukraina karena kemungkinan invasi Rusia di negara itu.

Namun, China menyuruh warga negaranya yang berada di Ukraina untuk terus mengikuti perkembangan informasi lokal, dan mengizinkan kedutaannya bekerja seperti biasa. China juga mengkritik AS karena 'melebih-lebihkan' ancaman perang.

Rusia membantah bakal menginvasi Ukraina, tetapi mengancam bakal memberlakukan aksi militer bila Moskow tak mendapatkan jaminan keamanan yang mereka mau. Salah satu keinginan Moskow adalah janji Ukraina tak akan masuk ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: