Keren! Limbah Masker Disulap Jadi Charger Ponsel, Kok Bisa?

Rabu, Februari 16, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Perusahaan Taiwan sulap limbah masker jadi charger ponsel

JAKARTA - Perusahaan di Taiwan ini membuat takjub karena berhasil mendaur ulang masker bekas menjadi charger ponsel.

Dikutip dari VOA Indonesia, perusahaan bernama Miniwiz itu mampu membuat masker bekas menjadi komponen charger ponsel.

Di mana Miniwiz sukses membuat mesin trashpresso yang mengombinasikan alat pencencang, kompresor, dan lengan mekanis untuk secara otomatis memproduksi komponen charger itu.

CEO Miniwiz Arthur Huang mengatakan kalau ini merupakan bagian dari menggunakan kembali plastik bekas dari masker wajah.

"Pandemi Covid-19 menimbulkan begitu banyak limbah materi sekali pakai, terutama semua limbah plastik yang sebenarnya digunakan untuk melindungi diri kita sendiri," ujarnya.

"Limbah plastik ini, khususnya masker, hampir 100 persennya dibuat dari plastik, ini bahan yang berbasis polipropilen," tambahnya.

Athur menyebut kalau dia tak ingin membuang limbah itu begitu saja.

Sehingga dia berpikir keras agar bisa mengolah limbah tersebut jadi barang bermanfaat.

"Dan kami berpikir seandainya kami dapat mengubah polusi ini, daripada membuang begitu saja, atau membuangnya ke tempat pembuangan sampah akhir dan mengolahnya dengan buruk, bagaimana kalau kita mengubahnya menjadi produk berharga semasa pandemi ini? Jadi, kami berpikir untuk menggunakannya dan mengubahnya menjadi generasi baru charger digital nirkabel," jelasnya.

Lalu, dia juga membeberkan cara pembuatannya.

Di mana limbah masker yang digunakan untuk membuat cangkang plastik itu dirakit menjadi charger nirkabel dengan berbagai komponen elektronik lainnya.

Kemudian, robot-robot mencencang masker tersebut, memanaskannya, dan mengubahnya menjadi semacam adonan plastik.

Kini, Miniwiz mengajak bank Taiwan Fubon berkolaborasi soal daur ulang masker itu.

"Kami mengumpulkan sekitar 10 ribu masker, ditambah dengan bahan yang disediakan Miniwiz, kami membuat lebih dari 40 ribu charger untuk karyawan kami. Karyawan kami sangat senang mendapatkan hadiah ini karena setiap charger berbeda, karena charger itu dibuat dari masker yang didaur ulang," kata Wakil Presiden Eksekutif Fubon Financial Cindy Lin

Meski charger dari bahan daur ulang masker tersebut berhasil, Miniwiz enggan untuk dijual secara komersil.

Mereka malah menjual barang daur ulang lain dari pot bunga dan kaca mata di situs belanja online.

Sebagai informasi, dari hasil penelitian Massachusetts Institute of Technology, diperkirakan ada 7.200 ton limbah medis setiap hari selama pandemi Covid-19 yang sebagian besar berjenis masker sekali pakai.

Benda-benda itu membuat dampak bahaya karena bisa menimbulkan polusi jika cara pembuangannya tidak tepat.

Karena masih banyak yang membuang sampah-sampah tersebut ke lautan.



Sumber : okezone.com

0 comments: