Ketegangan Meningkat, India Mulai Evakuasi Warga dari Ukraina

Rabu, Februari 23, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


https: img.okezone.com content 2022 02 22 18 2551242 ketegangan-meningkat-india-mulai-evakuasi-warga-dari-ukraina-pMXnXDH4wC.jpgIndia mulai evakuasi warganya dari Ukraina (Foto: AFP)

INDIA Sebuah penerbangan khusus berangkat ke Kyiv, Ukraina pada Selasa (22/2) pagi untuk mengevakuasi warga negara India yang terdampar di tengah meningkatnya krisis antara Rusia dan Ukraina.

Kantor berita ANI melaporkan pesawat Dreamliner B-787 Air India dengan kapasitas lebih dari 200 kursi telah dikerahkan.

Evakuasi ini terjadi ketika 150.000 tentara Rusia ditempatkan di dekat perbatasan Ukraina.

Air India telah mengumumkan pada 18 Februari lalu bahwa mereka akan mengoperasikan tiga penerbangan antara India dan Bandara Internasional Boryspil Ukraina pada Selasa, Kamis dan Sabtu pekan ini.

Penerbangan pertama dari tiga penerbangan dari Ukraina akan mendarat di ibu kota Delhi pada Selasa (22/2) malam.

Kedutaan Besar India di Kyiv juga telah mengeluarkan imbauan tentang penerbangan khusus pada Senin (21/2). Lalu mencuitkan informasi di Twitter jika enerbangan tambahan sedang diatur mengingat tingkat ketegangan dan ketidakpastian yang terus berlanjut dari situasi saat ini di Ukraina.

India telah mengatakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) bahwa keselamatan dan keamanan warga negaranya sangat penting.

"Lebih dari 20.000 pelajar dan warga negara India tinggal dan belajar di berbagai bagian Ukraina, termasuk di daerah perbatasannya. Kesejahteraan orang India adalah prioritas kami," kata Perwakilan Tetap India untuk PBB, TS Tirumurti, dikutip kantor berita ANI.

Pada pertemuan darurat yang diadakan oleh DK PBB, India mengatakan eskalasi ketegangan "adalah masalah yang sangat memprihatinkan".

"Kami menyerukan agar semua pihak menahan diri. Kami yakin bahwa masalah ini hanya dapat diselesaikan melalui dialog diplomatik. Kami perlu memberi ruang bagi inisiatif baru-baru ini yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berusaha meredakan ketegangan," lanjutnya.

India mengatakan pihaknya sangat menekankan kebutuhan vital bagi semua pihak untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional dengan menahan diri sepenuhnya dan mengintensifkan upaya diplomatik untuk memastikan bahwa solusi yang saling bersahabat tiba sedini mungkin.

Pemerintah India telah menghapus pembatasan penerbangan ke dan dari Ukraina awal bulan ini.

Langkah dari Delhi itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu. Menurut AS, Rusia telah memindahkan lebih dari 150.000 tentara ke dekat perbatasan Ukraina, baik di Rusia maupun Belarusia.

Diketahui, Presiden Rusia Vladmir Putin telah membantah berencana untuk menyerang Ukraina. Namun, pada 18 Februari, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia yakin Putin telah memutuskan untuk menyerang "dalam beberapa hari mendatang".

Beberapa negara Barat menuduh Rusia menggunakan krisis palsu di wilayah tertentu di Ukraina untuk memberinya alasan melancarkan serangan.

Sumber : Okezone.com


0 comments: