Lindungi Eropa Timur dari Dampak Krisis Ukraina, Joe Biden Akan Tambah 3 Ribu Tentara

Kamis, Februari 03, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


 

    Tidak lama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya mengabaikan tuntutan utama keamanan Rusia, dan juga mengatakan Moskow bersedia untuk berbicara lebih banyak untuk meredakan ketegangan atas masalah Ukraina, pemerintahan Biden melancarkan lebih banyak negosiasi diplomatik.

Sinyalemen demikian disampaikan oleh Ned Price, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam jumpa pers pada Selasa (1/2).

“Diplomasi yang intensif, substantif, serius, dan berkelanjutan dibutuhkan pada kondisi saat ini jika kita ingin sampai di sana. Kami siap untuk itu. Menteri Luar Negeri juga menegaskan bahwa diplomasi ini, jika ingin membuahkan hasil, perlu dilakukan dalam konteks deeskalasi. Hal tersebut adalah sesuatu, tentu saja, yang belum kita lihat sejauh ini,” ujar Price.

Komentar Putin tersebut adalah yang pertama dalam lebih dari sebulan dan mengisyaratkan bahwa kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina mungkin tidak akan segera terjadi dan setidaknya satu putaran diplomasi mungkin dapat berlangsung.

Namun kedua pihak tetap teguh pada posisi utama masing-masing, dan hanya ada sedikit harapan untuk mencapai konsesi.

Rusia telah membantah rencana untuk menyerang Ukraina tetapi mengisyaratkan tidak berminat untuk berkompromi.

Moskow telah mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina dan mengatakan pihaknya dapat mengambil tindakan militer yang tidak ditentukan jika tuntutannya tidak dipenuhi, termasuk janji NATO untuk tidak pernah mengakui Kyiv.

Sebuah skuadron Stryker dari sekitar 1.000 anggota layanan AS yang berbasis di Vilseck, Jerman akan dikirim ke Rumania, kata Pentagon, sementara sekitar 1.700 anggota layanan, terutama dari Divisi Lintas Udara ke-82, akan dikerahkan dari Fort Bragg, Carolina Utara, ke Polandia.

Tiga ratus anggota layanan lainnya akan pindah dari Fort Bragg ke Jerman.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, pengerahan itu konsisten dengan apa yang dia katakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, "Selama dia bertindak agresif, kami akan memastikan dapat meyakinkan sekutu NATO dan Eropa Timur bahwa kami ada di sana."

Sumber :Liputan6

0 comments: