Properti Tari Bondan dan Ciri-Cirinya Sebagai Warisan Budaya Indonesia

Selasa, Februari 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi Properti Tari Bondan. Foto: pixabay.com
Tari Bondan merupakan tari tradisional klasik yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah. Tari ini menceritakan kasih sayang seorang ibu yang menjaga anaknya dengan hati-hati.

Merujuk pada buku Pembelajaran Seni Tari di Indonesia dan Mancanegara karya Arina Restian, tari Bondan adalah tari tradisional yang ada sejak zaman kerajaan Mataram. Pada masa itu, tari ini dipertunjukkan oleh seorang kembang desa di hadapan raja.


Peran kembang desa sebagai penari Bondan bertujuan untuk menunjukkan jati dirinya. Dengan tarian ini, diharapkan akan terlihat bagaimana cara mereka saat menjadi seorang ibu dan mengasuh anaknya.
Pesan dalam tari Bonda adalah seorang perempuan tidak hanya berparas cantik, namun juga dapat mengasuh dan melindungi anaknya.

Properti Tari Bondan

Tari Bondan terbagi menjadi dua jenis, yakni Bondan Kendi dan Bondan Tani. Kedua jenis ini menggunakan properti yang berbeda berdasarkan tujuannya. Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 8, pertunjukkan tari Bondan Kendi menggambarkan seorang remaja perempuan yang sedang mengasuh bayi.
Properti yang digunakan adalah payung, boneka, dan kendi (tempat air minum yang terbuat dari tanah liat). Atraksi penari di atas kendi menjadi ciri khasnya. Kemudian kendi dibanting oleh penari di akhir pertunjukkan.
Pertunjukkan tari Bondan Tani menggambarkan kehidupan perempuan di desa yang hidup menjadi petani. Dalam tarian ini juga diisi gerakan menanam dan memanen padi. Jadi, properti yang digunakan adalah topi caping, sabit, dan alat-alat pertanian lainnya.

Ciri-Ciri Tari Tradisional Klasik

Tari Bondan masuk ke dalam kategori tari tradisional klasik karena berkembang di lingkungan keraton atau istana. Berikut ciri-ciri tari tradisional klasik yang disadur dari buku Pembelajaran Seni Musik dan Tari Anak Berkebutuhan Khusus karangan Amelia Rizky Idhartono.
  • Tari klasik menggunakan pedoman berupa pakem tertentu yang tidak bisa diubah, jika diubah akan merusak tari tersebut.
  • Ciri khas tari klasik adalah pakaian yang cenderung mewah, mirip dengan pakaian kerajaan.
  • Penari biasanya dirias dengan ayu sesuai dengan tema yang dibawakan.
  • Tari klasik memiliki makna dan filosofi yang mendalam karena tari tersebut berawal dari kisah pada zaman kerajaan.

Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: