UNIK ! Janganmati di Gunungkidul! Ternyata Bukan Imbauan, tapi Nama Kampung

Senin, Februari 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: Dukuh Janganmati di Gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikJateng)

Gunungkidul - Gunungkidul punya pedukuhan atau perkampungan dengan nama unik, yaitu Janganmati. Traveler tenang saja, bukan berarti kalau ke sini, kalian jangan mati.
Janganmati. Sekilas mendengar namanya, traveler pasti akan bertanya-tanya. Apakah warga pedukuhan di Gunungkidul ini dilarang mati? Tentu saja tidak begitu.

Berlokasi 73 kilometer dari jantung kota Yogyakarta, akses menuju Pedukuhan Janganmati di Gunungkidul terbilang sulit. Mengingat, hanya ada jalan cor blok dan itu menjadi satu-satunya akses menuju Janganmati.


Sesampainya di Janganmati, traveler akan langsung disambut suasana sepi dan sunyi. Selain itu, tampak beberapa orang berjalan kaki menyusuri jalan cor blok. Tampak pula beberapa warga lalu-lalang menggunakan motor.

Tak hanya itu, ada pemandangan menarik di Janganmati, yakni banyaknya tiang dari kayu maupun bambu yang ujungnya tertutup bekas wadah kue kering dari bahan plastik.

Suasana di Dukuh Janganmati, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Foto: Pradito Rida Pertana

Ternyata isi wadah tersebut adalah penangkap sinyal internet. Tampak pula tiang antena TV yang terpasang di atas pohon-pohon.

Kepala Dukuh Janganmati, Irna Widayanti, menjelaskan sejarah nama pedukuhannya. Menurutnya, nama tersebut sudah digunakan sejak lama.

"Jadi untuk sejarah, (nama Janganmati) kalau saya pribadi, meski saya Dukuh di sini, tidak begitu menguasai," kata Irna saat ditemui di rumahnya, Pedukuhan Janganmati, Minggu (16/1/2022).

Kendati demikian, Irna mengungkapkan bahwa para sesepuh pernah menyebut penamaan Janganmati berhubungan dengan penemuan hewan mati. Sehingga nama pedukuhan tersebut bukan berhubungan dengan banyaknya warga yang meninggal dunia.

"Kalau dari sesepuh Pedukuhan, kenapa dinamakan Pedukuhan Janganmati karena zaman dahulu, puluhan atau mungkin ratusan tahun lalu, di ladang sebelah timur Pedukuhan ini ada menjangan (rusa) yang mati," ucapnya.

"Kemudian para orang tua menamakan Pedukuhan ini Pedukuhan Janganmati. Jadi Jangan-nya itu dari Menjangan," pungkasnya.

Pedukuhan Janganmati dihuni 33 Kepala Keluarga (KK) dan hanya terdiri dari 2 rukun tetangga (RT). Sebagian besar warga Janganmati bekerja sebagai petani. Sementara yang bekerja sebagai pegawai atau karyawan swasta terbilang sangat sedikit.


Sumber : detik.com

0 comments: