Viral Warung Kopi Kirim Pesanan Pakai Ember dan Tali Seberangi Sungai, Mirip Flying Fox!

Senin, Februari 21, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Warung Kopi viral di pinggir sungai Jaksel (Foto: @dki360/Instagram)

WARUNG kopi atau biasa disebut Warkop sudah pasti bukan hal asing lagi. Semakin menjamur, Warkop mudah ditemukan di segala sudut kota Jakarta. Mulai dari kelas atas, hingga menengah.

Namun, ada satu Warkop yang cara melayani pelanggannya memiliki konsep unik. Tempatnya di pinggiran kali dan para pelanggannya biasa membelinya menggunakan tali yang ditarik (river thru).


Warung kopi ini pun viral di media sosial (medsos). Pasalnya, Anda yang ingin membeli benar-benar harus menunggu diseberang jalan, dan menaruh uang di ember yang sudah diikat kemudian nantinya akan ditarik oleh pemilik warung tersebut.

Tak lupa, Anda diharuskan agak berteriak, supaya pemilik warung kopi tersebut bisa mengetahui pesanan yang ingin dibeli. Warung kopi ini pun viral dan diunggah oleh akun Instagram @dki360.\

"Neng, kopi pahit satu indoc*fe satu ya, neng," kata pemilik akun Instagram tersebut.

Terlihat pria yang memesan kopi itu menaruh uang pas di dalam ember. Lalu meluncurkannya ke arah warung, melewati sungai yang airnya cukup deras dan keruh.

Tak lama kopi pun datang, pria yang menunggu pesanannya di pinggir jembatan itu langsung mengambilnya dua jenis kopi yang dibelinya.

Setelah ditelusuri, ternyata lokasi warung kopi sederhana tersebut berada di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kuningan , Jakarta Selatan atau tepatnya berada di belakang Capital Place.

Unggahan video tersebut menuai beragam komentar dari netizen. Tak sedikit yang mengatakan, bahwa cara jajan ke warung itu terbilang unik dan kreatif. Di mana warga masih nbisa berjualan meski terhalang oleh sungai yang deras.

"Kalau mau usaha pasti ada jalan, sukses mbak Yu," kata @muin****.

"Wkwk river Thru," ujar @wk****.

"Kirain mau flying fox," ujar @rick****.

"Haha kreatifff, masih ada ya kayak gini di kota kita," terang @yul****.


Sumber : okezone.com

0 comments: