Ini Makna dari Jiwangga, Resto di Jogja yang Terbengkalai dan Horor

Selasa, Maret 29, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Solopos.com, SLEMAN — Jiwangga Resto yang ada di Sleman, DI Yogyakarta, beberapa waktu lalu menjadi buah bibir di media sosial. Netizen membandingkan Jiwangga Resto yang dulu sebagai restoran yang menawarkan tempat estetik, tetapi saat ini justru terbengkalai dan menjadi tempat yang horor.

Nama Jiwangga sendiri diambil dari kata jiwa dan raga. Ini bukan tanpa makna, pendiri restoran ini berharap tempat tersebut bisa menjadi pemenuh kebutuhan jiwa dan raga pengunjung.

Restoran yang berada di Kalurahan Purwomartini, Kalasan, Kabupaten Sleman, ini mulai dibuka pada Maret 2017. Restoran ini berada jauh dari keramaian dan kebisingan Kota Jogja. Sehingga tempat ini sangat cocok untuk menjadi tempat merefresh jiwa dan sekaligus memenuhi kebutuhan raga.

Customer Relation Jiwangga Resto, Fadjar Nur Efendi, mengatakan tempat ini memang dikonsep resort. Untuk bangunan restoran sendiri mengusung tema Majapahit Kuno. Sehingga tidak mengherankan tempat makan ini dipenuhi dengan ornamen-ornamen dari kerajaan Majapahit dan nuansa Hindu-Budha.

“Banyak family yang sudah kerja dari Senin sampai Jumat itu kan capek. Jadi saat weekend, mereka ingin refresh. Ingin apa. Kita menyediakan tempat yang tidak hanya makanannya yang enak, tetapi juga tempatnya yang wow. Sangat natural. Jadi tidak hanya raganya saja yang dikasih makan, tapi jiwanya juga. Orang yang pulang dari sini, kenyang jiwa dan raganya,” jelas Fadjar Nur Efendi sebagaimana dilihat dari NET Yogya

Pada awal buka, tempat ini memang menjadi jujukan wisatawan. Selain menyediakan berbagai kuliner tradisional, tempat ini juga menyediakan tempat-tempat yang cocok untuk berfoto.

Meski menawarkan tempat yang eksotis dan mewah, ternyata harga kuliner di tempat ini bisa dibilang cukup terjangkau. Yakni dengan rentang harga mulai Rp5.000 hingga Rp100.000.

Menurut informasi, tempat ini berdiri di atas lahan seluas satu hektare dan menghabiskan dana sekitar Rp1,5 miliar.

Namun, resto eksotis yang dulu sempat menjadi primadona, kini terbengkalai. Jiwangga Resto telah ditutup sejak beberapa tahun lalu. Kini kondisinya tidak terawat dan dipenuhi rumput dan tanaman liar. Bahkan kini terkesan horor. Apalagi di tempat ini terdapat banyak patung, seperti patung raksasa, Nyi Blorong, dan lainnya.

Sumber : solopos

0 comments: