KBRI Tokyo Promosikan Wisata NTT, Labuan Bajo dan Komodo Jadi Andalan

Senin, Maret 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi Keindahan Alam Indonesia

Untuk membangkitkan pariwisata Indonesia, berbagai usaha dilakukan untuk mempromosikan destinasi wisata, termasuk di luar negeri. Usaha itu juga dilakukan Kebudataan Besar atau Kedubes RI di Jepang. Salah satunya dengan mempromosikan wisata NTT atau Nusa Tenggara Timur.

Duta Besar atau Dubes RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi mempromosikan destinasi wisata NTT kepada sahabat Indonesia (friends of Indonesia) di Jepang. Pada Kamis, 10 Maret 2022, Heri menerima kunjungan Direktur iZoo Zoological Park Shirawa Tsuyoshi dan sahabat Indonesia lainnya dalam acara Indonesia Day @East Nusa Tenggara di KBRI Tokyo.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Shirawa dan iZoo Zoological Park yang secara khusus mendukung upaya kerja sama antara Jepang dan Indonesia dalam mempromosikan konservasi satwa liar asli Indonesia yang dilindungi seperti komodo. iZoo Zoological Park adalah kebun binatang khusus reptil di Prefektur Shizuoka

"Semoga ke depan masyarakat Jepang dapat menikmati langsung eksotisme komodo di habitat aslinya serta mengalami keunikan budaya NTT dengan masyarakatnya yang ramah dan bersahabat," ucap Heri dalam keterangan tertulis KBRI Tokyo, yang dilansir dari Antara, 10 Maret 2022.

Kegiatan ini selain mempromosikan destinasi wisata super prioritas. Selain itu juga dimaksudkan untuk memperkuat kemitraan antara Jepang dan Indonesia, terutama dalam mempromosikan konservasi satwa liar asli Indonesia yang dilindungi dan bahkan terancam punah seperti komodo.

Dubes Heri juga mengatakan bahwa Labuan Bajo menjadi tempat pertemuan KTT G20 sepanjang Juni sampai September 2022. Ia mengundang pengelola kebun binatang Jepang untuk datang ke Indonesia untuk berwisata sekaligus meningkatkan kerja sama lebih erat dengan kebun binatang di Indonesia.  


Taman Nasional Komodo

Shirawa mengapresiasi upaya KBRI Tokyo dalam mempromosikan kekayaan pariwisata Indonesia di Jepang. Dengan kerja sama erat antara kedua negara, masyarakat Jepang akan lebih mengetahui keanekaragaman wisata di Indonesia, khususnya komodo di Taman Nasional Komodo, NTT.

Shirawa dan tamu undangan juga melihat-lihat wastra atau kain tradisional Nusantara berupa tenun ikat Flores dan alat tenun yang dipamerkan di KBRI Tokyo. Mereka juga menyaksikan pemutaran video promosi wisata NTT.


Paket Wisata

Dubes Heri menjamu Shirawa dan tamu lainnya dengan kopi asli NTT dan jajanan pasar. Dalam kesempatan itu, Heri juga memberikan kenang-kenangan berupa buku pariwisata Indonesia, kopi Manggarai, teh dan masker tenun NTT kepada tamu undangan.

Kegiatan promosi pariwisata itu berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.  Indonesia sudah menyiapkan enam paket wisata untuk menjamu delegasi G20 usai puncak kegiatan yang berlangsung pada November 2022.

Labuan Bajo dipilih sebagai destinasi wisata bagi para tamu. Paket wisata itu merupakan bagian dari Side Events G20 yang non-substantif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan kegiatan yang dinamakan post-tour itu disiapkan kementeriannya bekerja sama dengan IINTOA.

"Ada enam paket post-tour, yaitu Komodo Express, Komodo Package Liveaboard, Komodo Cruise Adventure, Komodo Package, Komodo Adventure, dan the Drum Houses of Wae Rebo," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin, 14 Februari 2022.


Tinggal Lebih Lama

Selain itu, kata dia, Kemenparekraf juga sedang mengkaji Goa Batu Cermin sebagai lokasi post-tour. Kajian itu berkaitan dengan kesiapan daya dukung dan lain-lain untuk menjadi salah satu opsi kegiatan terkait rangkaian G20 yang diselenggarakan oleh hampir seluruh kementerian dan lembaga.

Sebelumnya, Direktur Badan Pengelola Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menjelaskan bahwa penawaran paket wisata tersebut agar masa tinggal peserta G20 bisa lebih lama. Selain itu, kegiatan itu juga untuk memberi kesempatan masyarakat lokal untuk bisa menawarkan produk kreatif mereka.

Untuk memeriahkan suasana, atraksi wisata akan digelar di sejumlah tempat dengan protokol kesehatan yang ketat. Penyelenggaraannya juga akan menerapkan skema travel bubble demi memastikan keamanan dan keselamatan semua pihak yang terlibat.



Sumber : LIPUTAN6

0 comments: