Tips Cerdas Belanja Online agar Terhindar dari Penipuan

Rabu, Maret 30, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Sejak pandemi merebak, belanja online menjadi kebiasaan baru yang digemari masyarakat, terutama bagi mereka yang mempunyai sedikit waktu.

Selain dianggap lebih efisien, metode belanja online juga banyak menawarkan promo mulai dari potongan harga hingga gratis ongkos kirim (ongkir).
Meski demikian, dibalik keuntungan yang ditawarkan, tak jarang dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi dengan mengirimkan barang yang tak sesuai deskripsi.
Lantas bagaimana agar kita tak tertipu saat belanja online?
Fatkhur Huda Dosen Ekonomi Islam UM Surabaya menjelaskan, dibalik kemudahan belanja online, masyarakat cenderung mengabaikan prinsip dalam meneliti kembali barang yang hendak dibeli.
Apalagi barang tersebut ditempatkan pada dashboard promo dengan batasan waktu tertentu, sehingga perlu diambil keputusan cepat namun juga kewaspadaan penipuan dalam transaksi belanja online.
“Pertama jangan tergiur dengan harga murah, apalagi jika harga tersebut jauh dari harga pasar. Maka perlu kita curigai apakah penjual tersebut benar-benar menjaul barang secara online atau hanya ingin mencari keuntungan semata dengan menjadikan pembeli sebagai mangsa,” jelasnya, Rabu (30/3).
Menurutnya, penting bagi pembeli untuk melihat ulasan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penilaian orang lain yang terlebih dulu membeli produk pada toko yang hendak dituju.
“Perhatikan jumlah penjualan produk, hal ini bisa memberikan gambaran bahwa toko yang sudah berhasil menjual barang sampai dengan ratusan tentu sudah dapat dipastikan jika itu bukan toko abal-abal," tuturnya.
Fatkhur menuturkan, penting untuk melihat rating yang diberikan. Meski terlihat sederhana, namun melihat rating toko online menjadi satu pendukung bahwa kiprah toko tersebut baik atau buruk.
"Pemberian rating tidak dapat dilakukan dengan asal klik, melainkan mereka yang telah melakukan transaksilah yang dapat memberikan rating. Apabila toko tersebut telah menipu pelanggan, maka tidak akan diberikan rating baik, yang terjadi justru sebaliknya," tuturnya.
Terakhir, lakukan pembayaran dengan menggunakan rekening bersama yang terdaftar pada marketplace. Karena jika menggunakan rekening bersama apabila terjadi fraud, dana tersebut akan dikembalikan, kecuali melakukan dengan system COD.
“Dengan kecanggihan teknologi maka sudah sepatutnya kita meningkatkan literasi terhadap tindakan yang akan dilakukan termasuk dalam belanja online. Jika masih pada kondisi belum mengerti, alangkah baiknya jika melakukan komunikasi atau bertanya kepada orang lain yang lebih paham,” pungkasnya.

Sumber : kumparan.com

0 comments: