Yuk Jelajahi 9 Destinasi Wisata Religi Banten

Selasa, Maret 29, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 03 27 408 2568528 yuk-jelajahi-9-destinasi-wisata-religi-banten-kRww8kY2HH.jpeg

TERDAPAT beragam wisata religi Banten yang bisa dikunjungi dan ramah dikantong.

Banten tidak saja menawarkan panorama alamnya yang indah dan budayanya saja yang kaya. Tapi, memiliki beberapa spot wisata religi yang bagus namun masih jarang diketahui orang-orang.

Spot-spot ini berpotensi semakin berkembang dan terkenal setiap waktunya.

Berikut wisata religi yang dirangkum Okezone :

1. Masjid Agung Banten

Masjid ini berdiri megah di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kompleksnya sudah dipugar sebagai situs cagar budaya. Masjid bersejarah ini jadi salah satu objek wisata religi andalan Banten yang ramai diziarahi.

Bangunan seperti mercusuar itu bisa dimasuki oleh wisatawan. Terbuat dari batu bata, bangunan tersebut memiliki ketinggian sekira 24 meter. Untuk mencapai bagian atas bangunan, wisatawan perlu menapaki 83 buah anak tangga dan lorong yang hanya bisa dilewati oleh satu orang. Dari atas, wisatawan dapat melihat pemandangan dan perairan lepas pantai.

2. Batu Quran

Tempat wisata religi Banten terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandegelang. Konon, air kolam Batu Quran bisa dijadikan media penyembuhan beragam bentuk penyakit, termasuk awet muda dan memperhalus kulit.

Di pinggiran batu tersebut, terdapat sejumlah mata air yang deras dan bening airnya. Dipojokan kolam juga terdapat pohon beringin yang sangat besar kurang lebih dengan ketinggian 30 meter.

Pada hari peringatan Maulud Nabi Muhammad tiba, biasanya puluhan bus ukuran besar dari berbagai kota parkir di lokasi wisata penziarahan makam Ki Mansyur di Cikaduen, Pandegelang.

infografis

3. Makam Syekh Maulana Mansyuruddin

Lokasinya yang berada di kaki gunung membuat tempat ini masih terasa begitu eksklusif. Meskipun dalam beberapa sumber menyebutkan bahwa Syekh Maulana berasal dari Jawa Timur, namun beliau sendiri merupakan sosok yang sangat berjasa dalam penyebaran ajaran agama Islam di Banten Selatan.

4. Masjid Agung Tanara

Salah satu masjid bersejarah tersebut adalah Masjid Agung Tanara. Masjid ini bisa menjadi alternatif wisata religi anda. Lokasinya terletak di Kampung Tanara, Serang, Banten. Desainnya yang unik dan klasik mampu menjadi daya tarik para wisatawan lokal maupun luar kota.masyarakat sekitar Tanara banyak menyebut bahwa masjid ini adalah peninggalan Syekh Nawawi al-Bantani yang merupakan buyut Ma’ruf Amin.

5. Pemakaman Kesultanan Banten

Kompleks pemakaman kesultanan Banten ini juga merupakan wisata religi Banten. Ada banyak keluarga tokoh yang dimakamkan di sana seperti Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, pangeran Ratu, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin.

6. Makam Syekh Abdul Jabbar

Destinasi wisata religi selanjutnya ada di makam Syekh Abdul Jabbar. Lokasinya terletak di kawasan Kampung Pasir Kecapi, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, Banten. Jika menelisik ke belakang, Syekh Abdul Jabbar adalah salah satu ulama yang berperan dalam pembentukan Kabupaten Pandeglang bersama dengan Sultan Syarif Hidayatullah.

7. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Museum Situs Kepurbakalaan berdiri pada tanggal 19 Juli 1985 di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten. Di museum ini anda akan mendapatkan informasi seputar garis besar terhadap kehidupan sehari-hari dan juga sejarahnya penduduk Kerajaan Islam di Banten pada saat itu.

infografis

8. Makam Syekh Muhammad Sholeh

Makam ini juga cukup populer di kalangan wisatawan karena legenda dari sosok Syekh Muhammad Sholeh sendiri ketika masih hidup.

Dulu terdengar kabar jika seorang santri dari Sunan Ampel tersebut bisa berubah menjadi seekor ayam jago. Walaupun belum terbukti, namun cerita itu banyak mengundang antusiasme wisatawan.

9. Makam Sultan Maulana Hasanuddin

Makam ini merupakan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi. Sebab, melihat sejarahnya, Sultan Maulana Hasanuddin memiliki andil yang besar untuk menyiarkan agama Islam saat itu.

Area makam berlokasi di gedung-gedung kuno, di mana ada pendopo, mercusuar bernuansa zaman penjajahan, dan rumah kecil bernuansa kolonial merupakan pemandangan yang didapat saat berada di sana.


Sumber : OKEZONE

0 comments: