5 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Silaturahmi Lebaran

Jumat, April 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi bersilaturahmi saat Lebaran Idulfitri. Foto: Odua Images/Shutterstock

Sudah lama tak bertemu sanak keluarga membuat Lebaran tahun ini akan lebih spesial. Saling tanya kabar dan kehidupan jadi satu hal yang lumrah. Namun, kadang ada saja pertanyaan yang bersifat personal dan terasa sensitif.
Kok, belum nikah?
Kapan punya anak lagi?
Gajinya udah berapa sekarang?
Ih… gemukan ya kamu?
Stres, ya. Kok kurus, sih?
Meski Ramadan seharusnya menjadi momen untuk terhubung dan memaafkan, pertanyaan-pertanyaan di atas tak jarang menyinggung hati. Dampaknya, sepanjang hari kamu bisa kehilangan mood baik, jadi mudah marah, bahkan mempertanyakan keberhasilan diri sendiri. Padahal, mungkin tak ada yang salah dengan dirimu.
Guys, jangan terlalu ambil pusing! Marah-marah saat menjawab semua pertanyaan sensitif dari keluarga justru menghabiskan energi. Nah, agar siap menghadapinya, berikut cara asyik menjawab pertanyaan sensitif saat Lebaran yang bisa kamu ikuti!

5 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif Saat Silaturahmi

Tidak Perlu Dijawab

Saat Lebaran Idulfitri, semua anggota keluarga dan orang terdekat akan saling bermaafan dan berbagi kebaikan. Nah, agar hari yang suci ini tidak rusak karena harus menjawab pertanyaan nyeleneh, kamu sebaiknya belajar untuk menjauh dan berani tidak menjawabnya.
Jika salah satu orang bertanya perihal urusan dan keputusan personal yang kamu ambil, cobalah jawab dengan senyuman. Jika kamu punya cukup keberanian, kamu boleh mengatakan pada mereka bahwa hal tersebut adalah keputusan pribadi yang seharusnya tidak diusik orang lain. Atau, kamu juga memilih diam tanpa mengatakan apapun.

Minta Doa dan Dukungan Keluarga

Bagi kamu yang tidak punya keberanian untuk meninggalkan obrolan atau menangkis pertanyaan saat Lebaran nanti, kamu bisa mencoba cara ramah untuk menjawabnya. Terkadang, keluarga atau orang terdekat hanya khawatir dan peduli. Hanya saja, mereka tidak tahu bahwa pertanyaan tersebut menyakiti perasaanmu.
Jika kamu ditanya “Kok kamu enggak hamil-hamil?” Cobalah menjawabnya dengan “Mohon doanya, ya.” Alhasil, si penanya justru akan melontarkan doa-doa dan harapan baik untukmu.

Tunjukkan kalau Kamu Bahagia

5 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Silaturahmi Lebaran (1)
Ilustrasi berkumpul dengan keluarga saat Lebaran. Foto: Odua Images/Shutterstock
Sebelum pulang ke tempat asal atau ke kampung halaman, sebaiknya kamu mempersiapkan diri dan mental. Agar keluarga atau orang terdekat tidak mengusik mood kamu saat Lebaran, tunjukkanlah bahwa kamu menjalani hidup dengan bahagia. Caranya?
Gunakanlah pakaian terbaikmu saat Lebaran atau saat silaturahmi ke rumah keluarga. Jika obrolan sensitif mulai terdengar, kamu boleh berdalih dengan bercerita mengenai pekerjaanmu yang menyenangkan, teman-teman yang suportif, makanan lezat yang pernah kamu coba, dan liburan yang menakjubkan. Jangan lupa sesekali menunjukkan foto bahagiamu pada keluarga, ya!
Dengan memberitahu bahwa kamu bahagia, tidak ada lagi yang khawatir dan terus-menerus menanyai pertanyaan yang tidak kamu suka.

Alihkan Pembicaraan

Guys, mengalihkan pembicaraan merupakan cara terampuh untuk menghindari pertanyaan yang terlalu ‘mengorek’ kehidupan personal kamu. Namun, cara ini harus dilakukan dengan mulus.
Misalnya, jika kamu ditanya “Kapan punya anak lagi?” jawablah dengan “Pengen sekolahin anakku di sekolah internasional, bagus, yah, katanya?” Dengan cara ini, om, tante, sepupu, atau tetangga akan beralih ke perbincangan mengenai topik yang kamu arahkan. Boleh dicoba, kan?

Kasih Hati Aja

5 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Silaturahmi Lebaran (2)
Ilustrasi memberi hadiah saat Lebaran. Foto: Red Stock/Shutterstock
Di Indonesia, kita sering mendengar ungkapan “jangan diambil hati” atau “jangan dimasukkan ke hati” jika mendapati atau mendengar sesuatu yang menyinggung perasaan. Nah, kali ini kamu justru bisa membalas pertanyaan sensitif dengan “Kasih Hati Aja”.
Saat Lebaran nanti, kamu bisa menjawab atau menghindari pertanyaan sensitif dari keluarga dengan memberikan mereka hadiah-hadiah kecil yang disenangi. Alih-alih lanjut bertanya, keluargamu pasti jadi lebih senang dan lupa pada hal yang ia tanyakan.
Jadi, jangan lupa untuk menyiapkan beberapa hadiah kecil sebelum Lebaran, ya!

Sumber : kumparan.com

0 comments: