5 Daerah di Jabar Jadi Penyumbang TKI Terbanyak, Ini Penyebabnya

Selasa, April 05, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Bandung - Ada lima daerah yang menjadi penyumbang terbanyak tenaga kerja Indonesia (TKI), atau pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jawa Barat (Jabar). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar membeberkan faktor utama kelima daerah itu menjadi penyumbang PMI terbanyak.

Menurut data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyebutkan lima daerah di Jabar yang menjadi penyumbang terbanyak PMI adalah Kabupaten Indramayu, Cirebon, Subang, Karawang dan Majalengka. Faktor utama banyaknya masyarakat dari lima daerah itu bekerja ke luar negeri adalah soal lapangan kerja.

"Memang beda-beda. Di Cirebon dan Indramayu itu lapangan kerja di sana sedikit. Sedangkan angkatan kerja banyak. Mereka berpikir harus ke luar negeri," kata Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat Taufik Garsadi saat dihubungi detikJabar

Lebih lanjut, Taufik mengatakan masyarakat wilayah Kabupaten Indramayu, Cirebon dan sekitarnya sejak dulu sudah banyak yang bekerja di luar negeri. Bahkan, lanjut dia, kondisi demikian dianggap sebagai kultur sosial masyarakat.

Kondisi yang berbeda terjadi di Kabupaten Karawang. Taufik mengatakan Karawang merupakan salah satu daerah tujuan perantau untuk mengadu nasib. Sebab, di Karawang terdapat banyak perusahaan atau pabrik.

"Karawang itu lapangan kerja banyak. Ibarat ada gula, semut. Dari seluruh Indonesia ke sana cari kerja, sehingga penduduk di sana (Karawang) yang tak memiliki kompetensi kalah bersaing," kata Taufik.

Taufik mengatakan masyarakat yang kalah bersaing itu akhirnya memilih untuk bekerja ke luar negeri. Mereka menginginkan upah yang tinggi di luar negeri.

Taufik mengaku pihaknya telah bekerja sama dengan BP2MI untuk meningkatkan kompetensi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Selain itu, lanjut dia, Disnakertrans Jabar fokus memberantas praktik penempatan PMI ilegal atau unprosedural.

"Kita siapkan semuanya. Agar masyarakat kita mampu bekerja dengan baik," kata Taufik.

Sebelumnya, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Beny Rhamdani mengatakan Jabar berada di urutan ketiga sebagai provinsi yang memberangkatkan PMI. Berada di bawah Jatim dan Jateng.

"Dalam kurun waktu lima tahun, sebanyak 200.280 PMI asal Jabar yang bekerja di luar negeri. Negara penempatan PMI terbanyak itu adalah Taiwan, Hongkong, Singapura dan Saudi Arabia," kata Beny dalam sambutannya di Gedung Sate belum lama ini.

Lebih lanjut, Beny mengatakan lima daerah di Jabar yang memberangkatkan PMI terbanyak adalah Kabupaten Indramayu, Cirebon, Subang, Karawang dan Majalengka. Beny menjamin penandatanganan nota kesepakatan ini sebagai bentuk dalam memberi perlindungan terhadap PMI yang diberangkatkan secara legal.

Sumber : detik.com

0 comments: