7 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan pada Anak saat Mudik

Kamis, April 21, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi. Ada beberapa tips agar anak tidak mabuk perjalanan saat mudik. (Istockphoto/Epiximages)

Jakarta, CNN Indonesia -- Mudik menjadi salah satu tradisi yang sering dilakukan saat hari raya Lebaran. Dalam perjalanan mudik, tak jarang anak-anak mengalami mabuk perjalanan.

Mengutip Cleveland Clinic, mabuk perjalanan bisa terjadi pada siapa saja. Tapi, anak-anak usia 2-12 tahun menjadi yang paling berisiko mengalami kondisi ini. Ada beberapa tips agar anak tidak mabuk perjalanan yang bisa diikuti.

Mabuk perjalanan (motion sickness) terjadi ketika otak menerima sinyal dari bagian tubuh yang merasakan gerakan seperti mata, telinga bagian dalam, otot, dan persendian.


Ketika bagian tubuh yang merasakan gerakan mengirimkan informasi yang bertentangan dengan kondisi tubuh, otak tidak mengetahui apakah tubuh diam atau bergerak. Reaksi bingung otak akan menyebabkan rasa mual hingga muntah.

Tips Mencegah Mabuk Perjalanan pada Anak
Melansir situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah anak mengalami mabuk perjalanan. Berikut di antaranya.

1. Duduk di barisan depan atau tengah
Ilustrasi. Duduk di paling depan dan tengah jadi salah satu tips agar anak tidak mabuk perjalanan. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Posisi duduk yang paling aman dari serangan mabuk perjalanan bagi anak dalam mobil adalah di barisan depan atau tengah.

Jika mudik dengan pesawat, anak dapat duduk di posisi tengah (sayap) pesawat. Guncangan biasanya tidak terasa terlalu kuat ketika duduk di posisi ini.

2. Melihat jauh ke depan
Dalam perjalanan darat, usahakan anak melihat pemandangan jauh ke depan. Hal ini menjadi salah satu tips agar anak tidak mabuk perjalanan.

Anak juga disarankan tidak melihat benda-benda yang bergerak cepat seperti mobil lain yang melaju di sekitar kendaraan Anda.

Refleks mata yang mengikuti benda bergerak cepat terlalu lama dapat membangkitkan rasa mual.


3. Hindari makanan berat dan minuman soda
Sebelum bepergian jarak jauh, hindari konsumsi makanan yang terlalu berat atau minuman bersoda. Makanan dan minuman tersebut dapat mengganggu pencernaan anak.
Anak dapat mengonsumsi makanan ringan yang tidak mengandung banyak lemak jika merasa lapar. Air putih juga bisa menjadi pilihan saat merasa haus.

4. Hindari baca buku dan bermain gawai
Mata akan terasa lelah jika melihat objek yang dekat disertai guncangan selama perjalanan. Kondisi mata yang lelah karena membaca buku atau bermain gawai dapat memunculkan rasa mual.

5. Pastikan sirkulasi udara baik
Sirkulasi udara yang baik dapat mengurangi rasa mual akibat perjalanan. Anda dapat membuka kaca jendela mobil selama beberapa saat agar terjadi pertukaran udara.

Saat anak mulai merasa mual, Anda dapat memberikan minyak aroma terapi. Tetapi aroma yang terlalu menyengat perlu dihindari karena dapat membuat anak semakin ingin muntah.

6. Kecepatan kendaraan stabil
Ilustrasi. Jaga laju kecepatan mobil jadi salah satu tips agar anak tidak mabuk perjalanan. (Istockphoto/Vasyl Dolmatov)

Saat mudik dengan kendaraan pribadi, usahakan melaju dengan kecepatan yang stabil. Kendaraan yang melaju terlalu cepat dapat menyebabkan guncangan yang kuat hingga memancing rasa mual.

Anda juga bisa menepi di tempat istirahat selama 10 hingga 15 menit jika anak mulai merasa mual. Dengan beristirahat dan mendapat udara segar, setidaknya tubuh dapat lebih rileks untuk melanjutkan perjalanan.

7. Konsumsi obat mual
Tips agar anak tidak mabuk perjalanan yang terakhir adalah mengonsumsi obat mual.

Beberapa anak terbiasa mengonsumsi obat mual terlebih dulu sebelum melakukan perjalanan naik mobil. Mengutip WebMD, obat mual idealnya dikonsumsi 30 menit hingga 1 jam sebelum perjalanan.

Meski obat mual bisa dibeli secara bebas, Anda disarankan berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum memberikannya pada anak.






Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: