Cumi-cumi Imut Ini Punya 2 Mata Aneh, Salah Satunya Bulat Besar Berwarna Kuning

Kamis, April 07, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Cumi-cumi ini punya penampakan cerah berwarna merah sehingga diberi nama cumi-cumi stroberi. Namun, cumi-cumi imut ini punya 2 mata yang aneh. Foto/Live Science/MBARI


CALIFORNIA - Cumi-cumi ini punya penampakan cerah berwarna merah sehingga diberi nama cumi-cumi stroberi. Namun, cumi-cumi imut ini punya 2 mata yang aneh , satu mata besar bulat berwarna kuning dan satu mata lainnya kecil berwarna hitam. 

Cumi-cumi stroberi (Histioteuthis heteropsis) terekam kamera pada kapal selam tanpa awak yang dioperasikan para ilmuwan Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) di lepas pantai California. Cumi-cumi stroberi dengan mantel (tubuhnya, tidak termasuk mata atau pelengkapnya) bisa mencapai panjang 13 cm terekam di kedalaman 725 meter. 


Dari kamera video, terekam Cumi-cumi Stroberi sedang menjelajahi rumahnya di lautan yang gelap. Sesekali memutar dan menggulung delapan lengan dan dua tentakelnya saat sirip putih hantunya berdesir.

"Terlihat segar dari dalam (lautan)!? Selama penyelaman laut dalam baru-baru ini, tim kami menemukan salah satu penghuni paling luar biasa di zona senja samudra: cumi-cumi stroberi (Histioteuthis heteropsis). Kami melihat cephalopoda merah ini sedalam 725 meter di Monterey Canyon," tweet Tim MBARI pada 23 Maret 2022 dikutip SINDOnews dari laman Live Science. 

Dalam tweet kedua, Tim MBARI mencatat bahwa Cumi-cumi stroberi memiliki satu mata besar dan satu mata kecil. Sepasang mata yang tidak biasa ini membantu cumi-cumi berburu makanan di zona senja laut. Mata kiri yang besar melihat ke atas untuk melihat bayangan yang dilemparkan olehnya dan memakan mangsa di perairan remang-remang di atas. 

Sementara itu, mata kanan cumi-cumi yang lebih kecil melihat ke bawah, mencari kilatan bioluminesensi yang dihasilkan oleh mangsa atau pemangsa yang bersembunyi di perairan yang lebih gelap di bawah. Karena punya ukuran mata yang berbeda, Cumi-cumi stroberi kadang-kadang disebut Cumi-cumi Cockeyed.

Cumi-cumi Stroberi, berkembang menjadi remaja, kemudian ukuran mata kiri melonjak. Pada usia dewasa ukuran mata kiri bisa lebih dari dua kali lipat ukuran mata kanan. Di darat, warna-warna cerah membuat hewan menonjol, menandakan calon pasangan atau menyiarkan peringatan tentang pertahanan racun.

Namun, untuk Cumi-cumi Stroberi, warna merah cerahnya justru membantu bersembuyi di kedalaman laut. "Lampu merah tidak sampai ke laut dalam. Di sana, warna merah tua benar-benar tampak hitam dan membantu cumi-cumi bersembunyi dari pandangan pemangsa seperti paus sperma, lumba-lumba, tuna, ikan todak, dan hiu," tulis laporan MBARI.

Cumi-cumi stroberi tidak mendapatkan namanya hanya dari warna merahnya; Cephalopoda memiliki bintik-bintik gelap pada tubuh merahnya yang terlihat seperti biji stroberi yang sangat kecil. Bintik-bintik ini sebenarnya adalah fotofor, atau organ yang menghasilkan cahaya melalui reaksi kimia atau melalui bakteri simbiosis bercahaya.

Cumi-cumi stroberi menggunakan fotofornya untuk melawan cahayanya sendiri, artinya dia menggunakan cahaya ini untuk menyesuaikan sekelilingnya sebagai bentuk kamuflase. “Ini membantu cumi-cumi menghindari pemangsa yang mungkin melihat wajah gelapnya di zona senja yang redup,” kata Bruce Robison, ilmuwan senior di MBARI, kepada Live Science. 

Robison menambahkan bahwa "riak sirip cumi-cumi umumnya untuk menjaga posisi stasiun atau jelajah dalam kecepatan lambat. Ketika ingin bergerak cepat, dia menggunakan propulsi jet keluar dari siphon. “Dia memiliki sirip seperti canard yang lembut di lengan sampingnya seperti yang dilakukan beberapa jet tempur," ucapnya.


Sumber : csindonews.com

0 comments: