Imbangi Jawa Timur, 31 Desa Wisata Tanah Daeng Lolos 500 Besar ADWI 2022

Sabtu, April 23, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 04 21 406 2582694 imbangi-jawa-timur-31-desa-wisata-tanah-daeng-lolos-500-besar-adwi-2022-ZoM0DAzYQR.JPG

SEBANYAK 31 desa wisata Sulawesi Selatan dinyatakan lolos masuk 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 (ADWI 2022) yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf/Baparekraf RI).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Kadisbudpar) Sulsel, Muhammad Jufri mengungkapkan, 31 desa wisata itu merupakan perwakilan 21 dari 24 Kabupaten dan Kota yang ada di Sulsel.

Masing-masing Kabupaten Toraja Utara (2), Bantaeng (1), Barru (1), Bulukumba (1), Enrekang (1), Gowa (1), Jeneponto (1), Kepulauan Selayar (1), Luwu Timur (2), Luwu Utara (1), Maros (3), Pangkajene Kepulauan (2), Pinrang (2), Sidenreng Rappang (1), Sinjai (1), Soppeng (1), Takalar (1), dan Tana Toraja (4), serta Kota Makassar (1), Palopo (1), dan Parepare (1).

"Saya bersama seluruh jajaran menghaturkan terima kasih kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta semua unsur tourism pentahelix dan stakeholder terkait yang membersamai kepedulian terhadap maju dan berkembangnya desa wisata di Sulsel," katanya.


Usai 500 besar ini kata Jufri, pengelola desa wisata dihadapkan pada kurasi terhadap kesesuaian antara dokumen yang telah di-upload ke website Jejaring Desa Wisata (jadesta.kemenparekraf.go.id) dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Dia mengimbau agar unsur pentaheliks pariwisata dapat bersinergi melakukan evaluasi dan monitoring.

Namun tak keluar (menyimpang) dari dokumen yang telah dikirimkan. Meski begitu, ADWI menurutnya bukan semata untuk mendapatkan penghargaan, dengan ADWI justru dapat dijadikan media pembelajaran untuk terus berbenah.

"Tim juri bukan sekadar menilai, mereka sekaligus membimbing dan menyampaikan hal mana saja yang masih perlu dibenahi, ditingkatkan, diperbaiki atau justru dikonversi. Bahwa ADWI ini fokus pada tujuh kategori, aspek yang menjadi penekanan dalam membangun, mengembangkan, dan memajukan desa wisata," jelas Jufri.

Pria kelahiran Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar itu mengatakan, di desa wisata diharapkan tidak dibangun hotel.

Melainkan memperbanyak penyiapan homestay, memanfaatkan rumah warga masyarakat dan juga memberdayakan masyarakat itu sendiri sebagai pelaku industri pariwisata.

Desa wisata di Sulsel yang masuk ke 500 besar tahun ini kata dia, menggambarkan pencapaian luar biasa. Dapat sejajar Provinsi Jawa Timur dengan peraihan sama, 31 desa wisata.

"Jumlahnya sama, 31 desa wisata. Dari 34 provinsi, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur (Jatim) di urutan pertama, dari sisi kuantitas, Saya bisa meyakini kita lebih unggul," ujarnya.

Selanjutnya, 31 desa wisata Sulsel akan mengikuti tahapan kurasi 300 besar, 100 besar, 50 besar hingga verifikasi lapangan berupa visitasi sebelum penghargaan diserahkan kepada para pemenang.

Sumber : OKEZONE

0 comments: