Ingin Coba Investasi Crypto? Ini Tips Aman Memulainya!

Rabu, April 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Investasi aset kripto kian laris manis. Masyarakat mulai berani melakukan transaksi, khususnya pada Bitcoin. Di Indonesia maupun luar negeri, mulai banyak tokoh yang mempromosikan aset digital ini. Misalnya, Jouw (Entrepreneur), Chef Arnold (Chef), Luna Maya (artis), Elon Musk (Tesla), Jack Dorsey (Twitter), hingga Steve Wozniak (Apple).
Dalam investasi kripto sendiri, ada beberapa jenis koin/token yang diperdagangkan. Selain Bitcoin, ada pula Ethereum, Binance Coin, Cardano, Solana, Tether, XRP, Polkadot, Dogecoin dan beberapa jenis kripto lainnya. Apalagi, di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kemendag, aset kripto sudah legal untuk diperdagangkan di Indonesia.
Legalitas dan promosi yang dilakukan oleh banyak tokoh ini membuat investasi kripto jadi begitu menggiurkan. Tercatat pertumbuhan investasi aset kripto telah mencapai 12,4 juta investor per Februari 2022. Tak main-main, nilai transaksinya pun telah mencapai lebih dari sudah mencapai Rp 83,8 triliun.
Meski begitu, investasi ini masih sering dinilai negatif oleh masyarakat dan menilainya kripto sebagai penipuan. Mengapa?
Alasannya karena masih banyaknya ditemukan sejumlah platform jual beli kripto yang ilegal dan akhirnya mencoreng citra kripto maupun platform legal lainnya. Di sisi lain, masyarakat pun masih perlu banyak belajar mengenai aspek aset kripto, mitigasi risiko, dan fungsinya sebagai produk investasi. Aset kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga menjadikannya instrumen investasi tergolong high risk, high return.
Salah satu platform legal untuk melakukan transaksi dan investasi aset kripto adalah Tokocrypto. Platform ini merupakan pedagang aset digital pertama di Indonesia yang terdaftar di Bappebti.
Tidak hanya fokus pada perdagangan aset kripto, demi memperluas pemanfaatan teknologi blockchain, Tokocrypto menghadirkan TokoVerse yang mencakup TKO (proyek aset digital lokal pertama Indonesia dengan token hybrid CeDeFi), T-Hub (hub untuk komunitas aset digital dan blockchain), TokoMall (platform NFT marketplace), TokoCare (program CSR berbasis blockchain), TokoLabs (program inkubator dan akselerator yang mendorong bisnis dan inovasi blockchain di Indonesia) dan masih banyak lainnya.
Masyarakat yang berinvestasi di Tokocrypto bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.
Meski sudah adanya platform resmi dan tepercaya sebagai pilihan, masyarakat Indonesia harus lebih banyak belajar mengenai cara aman memulai investasi dan trading di aset kripto. Demi memberi edukasi menyeluruh kepada masyarakat, Tokocrypto bersama kumparan menghadirkan webinar “PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal”.


Webinar ini sangat cocok untuk masyarakat yang ingin mengenal dan memulai investasi aset kripto. Dipandu oleh Melisa Lolindu, hadir Dennis Adishwara (Aktor & Entrepreneur) yang akan berbagi pengetahuan dan pengalamannya berinvestasi di aset kripto.
Akan ada banyak topik yang dibahas di webinar ini. Mulai dari mengenal perbedaan aset kripto dengan investasi lain, memahami risiko dan regulasi perlindungan investor, tahapan memulai investasi kripto, tips berinvestasi dan mempelajari prospek aset kripto, hingga mempelajari tahapan memulai trading kripto.
Webinar PPKM ini dilaksanakan pada Jumat, 22 April 2022 pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB melalui Zoom dan YouTube kumparan. Jadi, jangan sampai ketinggalan, ya. Selain belajar banyak mengenai aset kripto, webinar ini juga memberikan hadiah berupa saldo digital untuk 3 orang penanya terpilih, masing-masing akan mendapatkan hadiah senilai Rp250.000.

Sumber : kumparan.com

0 comments: