Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Mulai Terjadi di Bandara Syamsudin Noor

Kamis, April 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 04 27 406 2585906 jelang-lebaran-lonjakan-penumpang-mulai-terjadi-di-bandara-syamsudin-noor-a0N8CQZdyZ.JPG

LONJAKAN penumpang arus mudik lebaran mulai terjadi di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Dalam tiga hari terakhir nampak jumlah penumpang terus bertambah," kata Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Ahmad Zulfian Noor.

Seperti pada Senin, total penumpang 7.500 orang terdiri dari 4.500 yang berangkat dan 3.000 orang yang datang dengan jumlah 62 penerbangan.

Sedangkan sehari sebelumnya yaitu Minggu, 24 April 2022, total penumpang pesawat udara 6.103 orang. Untuk 31 penerbangan kedatangan jumlah penumpang 2.251 orang. Sedangkan 31 penerbangan keberangkatan mengangkut 3.852 orang.

Infografis Bandara Soetta

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada puncak arus mudik, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I itu menyiapkan extra flight atau penerbangan ekstra.

Zulfian menyebut sejumlah maskapai telah siap mengoperasikan pesawat untuk penerbangan tambahan jika diperlukan. Salah satunya yang sudah berjalan maskapai Batik Air untuk tujuan ke Jakarta.

Diprediksi puncak terjadinya arus keberangkatan pada H-2 Lebaran, Sabtu, 30 April 2022 sebanyak 8.558 penumpang. Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada Minggu, 8 Mei 2022 atau H+6 Lebaran sejumlah 8.395 penumpang. 

Sebagai pusat informasi bagi calon penumpang, juga telah dibuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2022 selama 16 hari terhitung sejak Senin, 25 April hingga 10 Mei 2022 yang beroperasi selama jam operasional bandara 06.00 sampai 22.00 Wita.

Zulfian mengingatkan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan udara agar menyiapkan syarat sebagaimana ketentuan selama arus mudik lebaran tahun ini.

Calon penumpang wajib vaksin dosis penguat atau booster sehingga tidak perlu tes antigen atau PCR Covid-19. Sedangkan anak usia 6 sampai 17 tahun hanya diwajibkan telah menerima vaksin dosis kedua. Sedangkan bagi yang belum vaksin wajib menunjukkan hasil negatif antigen atau PCR.



Sumber : OKEZONE

0 comments: