Kasus Perkosa Biawak di India, Pelaku Rupanya Juga Sembelih dan Santap Korban

Rabu, April 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Kasus Perkosa Biawak di India, Pelaku Rupanya Juga Sembelih dan Santap Korban
Kasus perkosa biawak di India menarik perhatian dunia. Para pelaku juga rupanya menyembelih, memasak dan menyantap binatang yang jadi korban mereka itu. Foto: Ilustrasi biawak. (Instagram/@Indramayu24jam)

Kasus perkosa biawak di India menyita perhatian dunia pada pekan lalu. Pada pekan ini terungkap informasi baru bahwa empat tersangka dalam kasus itu rupanya juga menyembelih dan menyantap biawak malang tersebut.

Seperti diwartakan Vice, Senin (18/4/2022), empat tersangka dalam kasus perkosa biawak itu rupanya menyembelih, memasak dan menyantap binatang yang tergolong satwa dilindungi di India tersebut. Mereka diduga memperkosa biawak itu berganti-gantian.

Insiden ini terjadi pada 29 Maret lalu di Cagar Alam Sahyadri, negara bagian Maharashtra. Kasus terungkap saat kamera pemantau merekam keempat orang lelaki itu memasuki Taman Nasinoal Chandoli yang terletak di dalam cagar alam.

Keempat lelaki itu lalu ditahan oleh pihak berwenang antara 1 sampai 5 April kemarin. Dalam pemeriksaan, polisi menemukan foto dan video pemerkosaan terhadap biawak dalam ponsel para pelaku. Tak hanya itu, mereka juga menyembelih, memasak dan menyantap kadal raksasa itu.

"Saya belum pernah menyaksikan kejahatan seperti ini," kata petugas jagawana Vishal Mali.

Ia mengatakan para pelaku berusia antara 20an sampai 30an tahun. Mereka tampaknya memperkosa dan kemudian menyantap biawak itu hanya untuk senang-senang.

"Tidak ada motif religius atau ilmu hitam," terang Mali kepada Vice World News.

Keempat orang itu diketahui bernama Sandeep Pawar, Mangesh Kamtekar, Akshay Kamtekar dan Ramesh Ghag. Mereka disangkakan melanggar undang-undang perlindungan satwa liar. Mereka terancam masuk bui selama paling lama tujuh tahun.

Kini keempat orang itu telah bebas, setelah sempat ditahan selama sepekan. Mereka dibebaskan hakim setelah memberikan jaminan.

Di India, biawak termasuk dalam binatang terancam punah dan karenanya dilindungi oleh negara. Angka kekerasan seksual terhadap binatang di India lumayan tinggi, sebanyak 82 kasus selama periode 2010 sampai 2020.

Di antara kasus-kasus itu adalah pemerkosaan dan penyembelihan kambing bunting di India bagian selatan yang terjadi belum lama ini dan kasus pemerkosaan terhadap anjing liar oleh seorang lelaki 60 tahun pada 2021 lalu.

Mali mewanti-wanti hubungan seksual dengan binatang sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan penularan virus penyakit dari hewan ke manusia.

"Tidak saja keji, aksi mereka berisiko menyebabkan kasus zoonotik. Ada kekhawatiran para pelaku mengidap penyakit kelamin dan infeksi lain akibat aksi mereka itu," kata Mali.

Populasi biawak di India terus menurun akibat perburuan. Daging biawak digemari di India, sama seperti di sebagian Asia Tenggara, Australia dan Afrika. Biawak juga diburu untuk dijadikan obat.

Sumber : Suara.com

0 comments: