Melihat Kampung Lobster di Banyuwangi, Surganya Destinasi Kuliner Laut

Rabu, April 06, 2022 Majalah Holiday 0 Comments



Banyuwangi - Banyuwangi memiliki segudang potensi laut. Tak hanya ikan, budidaya lobster pun digalakkan di perairan paling ujung Timur Pulau Jawa ini.

Adalah Kampung Lobster Dive Club. Ini bukanlah kampung pemukiman yang melakukan budidaya lobster. Namun sebuah tempat budidaya sekaligus wisata kuliner jenis makanan dari lobster di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

Kampung Lobster merupakan bagian dari PT Teras Samudra Sejahtera, suplier dan budidaya lobster sistem dasar. Di lokasi ini, pengunjung bisa diving melihat apartemen lobster yang sengaja di tanam di perairan pantai Bangsring. Terdapat kurang lebih 300 keramba tenggelam yang dibentuk mirip apartemen, berisi ribuan benih lobster. Tak hanya itu, ada dome lobster berukuran besar yang juga berisi lobster pembesaran dan ikan-ikan konsumsi.

Pengunjung juga bisa memanen lobster yang berukuran di atas 150 gram, sesuai standar yang diizinkan pemerintah. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati kuliner lobster sambil menikmati pergantian sore ke malam di pinggir pantai berair tenang ini.

Chandra Astan, owner Kampung Lobster mengatakan, sebelumnya Kampung Lobster hanyalah tempat budidaya lobster untuk keperluan ekspor. Namun seiring dengan berjalannya waktu, lokasi ini disulap menjadi destinasi wisata kuliner spesialis menyuguhkan kuliner lobster.

"Kenapa kita mulai budidaya lobster karena di Indonesia kita punya stok benih berlimpah, tapi kita belum bisa memanfaatkan, sehingga dimanfaatkan oleh negara lain," ujarnya kepada detikJatim, Rabu (6/4/2022).

"Jadi negara Indonesia ini belum bisa mengambil manfaat terbesarnya itu visi kita ke depan, bahwa budidaya lobster ini harus berhasil di Indonesia. Supaya benih tadi bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan negara kita," tambahnya.

Kampung Lobster juga menjadi penampung baby lobster yang diambil oleh nelayan. Sehingga, tidak lagi ada penyelundupan baby lobster ke luar negeri.

"Tentu saat ini eman jika benih lobster dikirim ke luar negeri. Di dalam negeri juga menampung. Apalagi kebijakan dari pemerintah adanya pelarangan benih lobster dikirim ke luar negeri," katanya.

Dipilihnya pantai Bangsring, kata Chandra, karena perairan yang bersih. Selain itu, potensi alam dengan pemandangan Selat Bali yang indah membuat pengunjung dipastikan nyaman. Apalagi ada atraksi diving, melihat aktivitas budidaya lobster di dasar laut hingga interaksi dengan lobster yang dibudidaya.

"Teman-teman melihat potensi tempat yang indah. Kita ingin makan di sini kemudian sekarang budidaya ini berdampingan dengan wisata baharinya. Atraksinya, mereka menyelam, lalu mereka melihat aktivitas budidaya di bawah laut itu seperti apa dan mereka juga bisa ke salah satu keramba besar kami, di bawah itu, yang ukurannya raksasa," katanya.

Sementara untuk kuliner, kata Chandra, Kampung Lobster menyediakan berbagai macam kuliner laut. Salah satu yang spesial adalah lobster bakar dan oven. Adapula yang premium seperti sashimi lobster dan masih banyak lagi.

"Kuliner kita adalah kuliner laut. Mulai ikan dan spesial adalah lobster yang ditangkap langsung sehingga fresh. Kalau yang premium itu ya sashimi. Karena harus lobster yang besar ya ukuran di atas 1 kg," pungkasnya.

Sumber : detik.com

0 comments: