Pembuat Lampion Tongkat Pengganti Obor Saat Takbiran Cuan Banget Saat Ramadan

Selasa, April 26, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jombang - Lampion tongkat buatan warga Jombang digemari anak-anak sebagai pengganti obor untuk takbir keliling menyambut Idul Fitri. Selama Ramadan, omzet produsen lampion aneka karakter lucu kesukaan anak-anak itu mencapai Rp 10 juta.

Lampion tongkat ini diproduksi pasangan suami istri Amanulloh (43) dan Sunarti (42), warga Dusun Plosokendal, Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Sejak awal Ramadan, mereka memproduksi lampion tongkat dengan beragam bentuk lucu kesukaan anak-anak.

Salah satunya lampion tongkat berbentuk bulan sabit dan bintang tiga dimensi. Sebagai bagian kepala, bulan dan bintang menggunakan kerangka bambu yang diikat benang dalam perakitannya. Permukaanya ditutup dengan plastik warna warni dan stiker kartun.

Tangkainya juga menggunakan bambu yang dibalut plastik berwarna mengkilat. Sehingga tampilannya ramai dan lucu. Sebagai sumber cahaya, Amanulloh dan Sunarti menanam lampu di dalam lampion. Sumber tenaganya dari 2 baterai jenis A2.

Tidak hanya itu, pasutri anak 1 ini juga memproduksi lampion bola dengan beberapa karakter lucu. Seperti karakter Angry Bird, kepala kucing dan panda. Sama dengan karakter bulan-bintang, lampion tongkat jenis ini juga menggunakan lampu dengan sumber tenaga 2 baterai A2.

"Selama Ramadan ini kami mengerjakan pesanan 500 lampion, baik bentuk bulan dan bintang maupun bola," kata Amanulloh kepada wartawan di rumahnya, Selasa (19/4/2022).

Bisnis musiman Amanulloh ini sempat terhenti selama 2 tahun karena pemerintah melarang takbir keliling. Amanulloh bersyukur lebaran tahun ini kembali meriah karena pandemi COVID-19 sudah reda. Sehingga pesanan lampion tongkat kembali meningkat.

Menurutnya, pesanan datang dari para pedagang mainan anak-anak dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kabupaten Jombang. Omzet penjualannya selama bulan puasa mencapai Rp 10 juta.

"Harganya untuk lampion bintang Rp 10 ribu, kalau lampion bola Rp 20 ribu. Permintaan sama banyaknya dua macam itu," terangnya.

Iin Murniati (32), warga Banjardowo, Kecamatan Jombang salah satu pemesan lampion tongkat buatan Amanulloh. Tak tanggung-tanggung, ia memesan 100 lampion sekaligus dari Amanulloh untuk dijual kembali.

"Pembelinya anak-anak TPQ dan untuk saya jual keliling di Kecamatan Jombang dan Megaluh," tandasnya.

Sumber :detik

0 comments: