Pengen Plesiran ke Madura? Cek Daftar Rute Pesawat Bisa Dilayani dari Bandara Trunojoyo

Jumat, April 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 04 21 406 2582702 pengen-plesiran-ke-madura-cek-daftar-rute-pesawat-bisa-dilayani-dari-bandara-trunojoyo-jNo3aBKzvO.jpg

BANDAR Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur diresmikan pada Rabu 20 April 2022 lalu. Kini bandara tersebut siap mulai melayani penerbangan.

Kehadiran Bandara Trunojoyo itu diharapkan dapat meningkatkan konektivitas bagi masyarakat Madura dan sekitar Pulau Madura.

"Alhamdulillah Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Pulau Madura dan pulau-pulau lainnya di sekitar Madura," 

kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dengan beroperasinya Bandara Trunojoyo, menurut Jokowi, waktu tempuh dari pulau sekitar Madura ke Surabaya bisa dipangkas menjadi hanya satu jam dengan menggunakan pesawat. Sebelumnya dengan kapal laut, masyarakat sekitar Madura harus menempuh perjalanan hingga berhari-hari.

Jokowi mengatakan dengan kemudahan akses, titik-titik perekonomian baru juga akan tumbuh.

"Usaha baru juga akan bermunculan dan kesempatan kerja baru juga akan bertambah. Di samping itu, usaha-usaha yang sekarang sudah ada juga semakin berkembang dan semakin maju," kata Jokowi.

Adapun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan Bandara Trunojoyo berada di atas lahan seluas 34 hektare.

Bandara yang telah dibangun sejak 1979 ini selesai dikembangkan menjadi bandara yang memiliki panjang runway 1.600 meter dan gedung bandara seluas 3.600 meter.

Bandara ini beroperasi komersial sejak 2016.

Bandara Trunojoyo sebelumnya telah melayani sejumlah rute, yakni Sumenep-Madura, Sumenep-Bawean, Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Banyuwangi.

Selanjutnya, bandara akan melayani Madura-Surabaya, Madura-Bawean Madura-Pangurungan, Madura-Banyuwangi dan berpotensi rute lainnya.

"Bandara ini berpotensi melayani ke Banjarmasin, Jakarta dan Bali karena banyak pekerja yang ada di Kalimantan, Jakarta dan Bali," kata Budi.


Sumber : SUARA

0 comments: