Sederet Ide Bisnis Camilan Durian, dari Cokelat Hingga Pudding

Selasa, April 19, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Liputan6.com, Jakarta - Durian menjadi salah satu cemilan buah pilihan bagi banyak masyarakat di Indonesia.  Penyajian durian pun dibuat dengan beragam jenis, mulai dari es krim hingga cokelat

Bagi Anda yang berniat untuk memulai usaha atau bisnis durian, sebaiknya jangan hanya menjual buahnya saja.

Karena, durian merupakan salah satu jenis buah yang cepat membusuk, jadi Anda bisa merugi cukup besar jika tidak laku dijual

Bisnis olahan durian merupakan salah satu alternatif menghindari durian yang hendak Anda jual cepat membusuk. 

Berikut beberapa olahan dari buah durian yang bisa Anda rintis jadi usaha, dikutip dari laman goukm.id, Senin (18/4/2022) :

Cokelat Durian

Cokelat dan durian, adalah makanan yang kebanyakan disukai masyarakat.

Lalu bagaimana jika kedua makanan ini dipadukan? Cokelat durian adalah cokeat yang di dalamnya berisi selai durian yang akan meleleh ketika dimakan.

Bahan untuk membuat cemilan ini tentunya membutuhkan coklat batangan yang sudah dilelehkan.

Langkah selanjutnya, cetak setengah lelehan cokelat tadi dan masukkan irisan durian tanpa biji lalu lapisi dengan lelehan cokelat lagi.

Terakhir, masukan cetakan cokelat di dalam lemari es selama beberapa saat hingga mengeras

Pancake Durian

Pancake Durian kini sudah bisa banyak ditemukan di berbagai toko oleh-oleh cemilan di Indonesia. 

Cemilan ini adalah kue yang terbuat dari hancuran atau lumatan daging durian yang dipisahkan dari bijinya.

Kemudian, adonan ditambahkan dengan vla dan ditutupi/diselimuti kulit pancake.

Cara membuat Pancake Durian pun sangat mudah, pertama Anda harus membuat kulit pancake terlebih dahulu. Bahan yang dibutuhkan yaitu tepung terigu, telur ayam, susu cair, dan essens pandan. 

Ketan Durian

Ketan durian, adalah camilan tradisional yang terbuat dari ketan putih yang dimasak hingga matang kemudian ditambahkan dengan durian.

Cara pembuatan ketan durian juga mudah, pertama dengan membuat ketan putihnya dan diberi durian di sampingnya.

Setelah itu disiram dengan kuah yang isinya merupakan antara campuran santan encer, sari durian, garam dan gula pasir.

Jika Anda ingin menambah aromanya agar lebih menggoda, bisa ditambahkan dengan daun pandan.

Klapetart Hingga Camilan Biji Durian

Description: Ilustrasi

Perbesar

 

Ilustrasi durian. (dok. pixabay.com/Asnida Riani)

Klapetart Durian

Klapetart merupakan makanan khas Manado, Sulawesi Utara. 

Camilan ini cocok bagi Anda yang ingin membuka usaha olahan durian. Cara membuatnya dengan mencampurkan susu cair UHT, Gula Pasir, mentega, Tepung Maizena, Tepung Custard, Kuning telur, dan Pasta Durian.

 

Kolak Durian

Jika biasanya yang menjadi bahan utama untuk membuat kolak adalah pisang, singkong atau labu, kolak ternyata juga bisa dibuat dengan varian buah durian.

Cara membuat kolak durian pun hampir sama dengan membuat kolak pisang yaitu dengan menggunakan santan, gula merah, gula pasir, teh, garam, dan daun pandan.

Semua bahan dituang hingga mendidih, bila adonan sudah setengah matang maka dimasukkan duriannya.

Camilan Biji Durian

Bilan Anda ingin membuka usaha namun sedikit modalnya, Anda bisa membuka usaha dari olahan biji durian.

Daripada dibuang secara cuma-cuma, Anda bisa mengolah biji durian menjadi camilan.

Karena ternyata biji durian bisa diolah menjadi beraneka macam camilan seperti keripik atau campuran pada kolak durian. 

Sebagai informasi, biji durian mengandung banyak nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, kolesterol, serat, vitamin A dan C, Kalsium, dan Fosfor Natrium.

Sehingga banyak ahli kesehatan yang mengolah biji ini menjadi bahan baku obat.

Puding Hingga Surabi Durian

Description: Buah durian

Perbesar

 

Ilustrasi buah durian. (Pexels.com/Tom Fisk)

Puding durian

Sama seperti buah lainnya, durian bisa diolah menjadi puding.

Untuk membuatnya, pertama dengan membuang biji durian, kemudian ditambahkan dengan susu cair, gula pasir, garam halus, bubuk agar-agar, dan kuning telur.

Langkah selanjutnya, blender daging durian dan tambahkan dengan garam, gula pasir, susu, agar-agar dan aduk.

Kemudian masak hasil lumatan daging durian dengan cara direbus, setelah itu campurkan dengan kuning telur. Jika sudah merata dan matang maka masukkan ke dalam loyang dan didinginkan.

Kopi Durian

Durian juga menjadi salah satu bahan unik bagi Anda yang ingin membuka usaha warung kopi.

Ditambah lagi, trend saat ini banyak tersorot pada olahan kopi lokal..

Sudah banyak warung kopi yang mencoba resep kopi durian, bahkan sudah ada bubuknya.

Namun bagi Anda yang mau membuka warung kopi, ada baiknya Anda membuat sendiri.

Membuat kopi durian cukup dengan mendidihkan air kemudian masukkan kopi tubruk hingga mendidih.

Selanjutnya, masukkan durian matang dan gula secukupnya kemudian diaduk rata selama 5 menit. Setelah itu kopi disaring halus ke gelas.

Surabi Durian

Bisnis surabi banyak ditemukan di Bandung, Jawa Barat namun kini sudah banyak ditemui di beberapa daerah di Indonesia.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha surabi, ada baiknya Anda mencoba yang berbeda. Dengan membuka usaha Surabi Durian.

Bedanya tentunya bukan hanya bahan surabinya berasal dari durian namun juga dengan kuahnya. Yang tak hanya gula merah saja tapi juga kuah rasa durian.

Kue Sus Durian

Description: Biji durian

Perbesar

 

Ilustrasi Biji Durian Credit: pexels.com/JimTeo

Jika biasanya kue sus disajikan dengan rasa susu atau coklat, durian juga bisa menjadi salah satu pilihan toping lainnya, tentunya tanpa biji.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha kue sus, sepertinya kue sus isi durian patut untuk dicoba.

Durian Goreng

Tak hanya tahu dan tempe, durian juga bisa menambahkan keunikan bisnis gorengan yang bisa Anda rintis.

Ada peluang usaha gorengan lain yang bisa Anda coba yaitu durian goreng, di mana sepertinya usaha ini masih langka.

Cara membuatnya dengan menggoreng kulit lumpia tipis yang berisikan durian. Tentunya digoreng hingga garing sehingga enak untuk disantap. Durian goreng telah menjadi sajian utama di beberapa restoran Indonesia.

Sumber : liputan6

0 comments: