Bukan Pantai, Ini Wisata Tersembunyi di Bali yang Perlu Kamu Tahu

Jumat, Mei 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 05 11 25 2592638 bukan-pantai-ini-wisata-tersembunyi-di-bali-yang-perlu-kamu-tahu-MjdGgkFW2h.jpg

Bila menyebut wisata di Bali, benak kita mungkin dipenuhi pantai-pantai berlaut biru, berombak tenang, dan pasir putih kecokelatan yang eksotis. Wisata pantai memang salah satu andalan Bali. Daya pikat Bali lainnya adalah adat istiadat dan budayanya yang menjelma menjadi karya seni dan menjadi nafas kehidupan masyarakatnya.

Namun, apa hal lain yang membuat banyak orang sering ke Bali? Tidak jarang, jawabannya adalah tiap tahun seolah ada saja destinasi baru yang bermunculan. Wisata tersembunyi atau hidden gem yang mulai terkuak mengundang rasa penasaran para wisatawan untuk menjenguk keindahannya.

Jika Anda warga lokal dan menemukan hidden gem mulai dari pesona destinasi, kuliner yang autentik sampai UMKM yang belum tersentuh. Saat yang tepat untuk mengikuti sayembara Ambassador Kampung Sini (AKAMSI) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rangka mendukung pariwisata #DiIndonesiaAja. Masih ada waktu sampai 15 Mei 2022 untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah dan smartphone canggih.

Caranya cukup mudah dengan mengikuti akun Instagram @pesona.Indonesia, unggah postingan di Instagram Feed serta tag dan mention @pesona.Indonesia dan 5 orang teman. Ceritakan kisah menarik tentang lokasi yang dipilih.

Ingin tahu destinasi wisata di Bali yang bukan hanya pantai? Berikut ini rekomendasi untuk Anda kunjungi.

1. Alas Harum Agrotourism

Pemandangan Alas Harum Agrotourism yang berlokasi di Gianyar, Bali, ini sungguh menawan. Anda akan mendapatkan sajian hamparan persawahan yang berundak-undak di depan mata sembari melakukan aktivitas seru yang ditawarkan Alas Harum Agrotourism.

Ya, Alas Harum Agrotourism menawarkan pengalaman berwisata yang cukup menantang. Di antaranya, flying fox, single sky bike (bersepeda di atas dua tali yang dibentangkan di atas ketinggian), couple swing (berayun berdua di atas ketinggian 20 meter), dan super extreme swing (berayun di atas ketinggian 25 meter dari tanah).

Bagi Anda yang fobia dengan ketinggian, tidak perlu khawatir. Anda masih bisa melakukan beberapa aktivitas seperti belajar tentang jenis-jenis kopi atau berfoto dengan latar persawahan menghijau yang cantik di Alas Harum.

2. Arung Jeram Sungai Ayung

 

Sungai Ayung mungkin sudah cukup dikenal di Bali, namun arung jeramnya boleh dibilang menjadi destinasi hidden gem yang patut Anda arungi. Arung jeram ini cocok untuk yang mencintai wisata adrenalin. (Foto: Instagram @ayungraftingbali)

Sungai Ayung merupakan salah satu sungai yang cukup terkenal di Bali karena kondisinya masih bersih, alami dan memiliki pemandangan yang elok. Tidak heran, bila sejumlah resort, hotel, atau restoran memilih posisi berdekatan dengan Sungai Ayung.

Namun, selain topografinya yang menarik, gelombang Sungai Ayung dan arus airnya yang cukup deras juga bisa menjadi salah satu lokasi untuk arung jeram. Tingkat kesulitan arung jeram atau rafting di Sungai Ayung adalah tingkat II dan III dan masih cocok untuk arung jeram pemula atau menengah. Meskipun demikian, pilih track tidak terlalu panjang jika Anda termasuk kategori pemula.

3. Sabana Tianyar

 

Untuk mencapai padang rumput atau sabana di Tianyar, Karangasem, Bali, memang perlu perjuangan. Jarak tempuh bisa memakan waktu sekitar 2-3 jam sekali jalan dari pusat kota Denpasar, Bali.

Namun, begitu tiba di Sabana Tianyar, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang tak terlupakan. Hamparan rumput membentang seperti permadani seolah siap menyambut. Dari kejauhan, Gunung Agung yang menjulang menyuguhkan latar yang sempurna saat langit tak berawan.

Sabana Tianyar masih sepi, belum banyak orang yang tahu. Padahal, suguhan pemandangannya luar biasa. Tidak heran bila sejumlah orang menginginkan latar foto prewedding di Sabana Tianyar.

4. Taman Bunga Gemitir

 

Pemandangan tak kalah apik tersaji di Taman Bunga Gemitir yang berlokasi di Desa Temukus, Kabupaten Karangasem. Di sini, Anda akan menyaksikan hamparan tanaman bunga gemitir yang berwarna oranye kekuningan. Berpadu dengan hijaunya dedaunan, Taman Bunga Gemitir tampak seperti permadani indah berwarna hijau-jingga yang sukar terlupakan.

Sebenarnya Taman Bunga Gemitir adalah perkebunan bunga milik petani setempat. Jadi, ketika berkunjung ke sana, pastikan Anda telah meminta izin pada pemilik kebun untuk berfoto di sana. Jangan lupa, tetap perhatikan kondisi kebun bunga, hindari memetik bunga gemitir sembarangan, dan hindari merusak tanaman.

5. Taman Jinja Besakih

 

Tidak jauh dari Taman Bunga Gemitir, Anda bisa menemukan Taman Jinja Besakih. Lagi-lagi, karena berlokasi di kaki Gunung Agung, Anda pun bisa menyaksikan pemandangan Gunung Agung yang tinggi menjulang dari dekat.

Jika Anda hobi berfoto, Taman Jinja Besakih adalah pilihan tepat. Hampir setiap sudutnya menawarkan spot foto yang menarik. Terdapat pilar-pilar merah yang berderet yang mengingatkan kita pada suasana Jepang.

6. Bukit Batu Jaran

 

Tebing karang tinggi yang menyambut laut lepas, inilah Bukit Batu Jaran, yang berlokasi di kawasan Uluwatu, Bali. Berada di atas ketinggian tebing Batu Jaran akan membuat pandangan Anda jauh ke samudera biru yang luas. Tebing bukit Batu Jaran berwarna putih kecokelatan dengan tetumbuhan hijau di puncaknya, kontras dengan warna birunya laut.

Bukit Batu Jaran adalah salah satu destinasi terbaik jika Anda mencari pemandangan matahari terbenam. Ketika sinar jingga menerpa tebing Bukit Batu Jaran, langit berwarna lavender bercampur oranye, mengiringi bulatan matahari yang tampak seolah tenggelam di ufuk Barat.

7. Air Terjun Kanto Lampo

 

Wisata alam di Bali yang tidak kalah menawan untuk dikunjungi yaitu air terjun. Salah satu destinasi tersembunyi yang menyuguhkan pemandangan bak surga kecil yaitu air terjun Kanto Lampo, Gianyar. Selain keindahan dan keunikannya, air terjun ini cukup mudah untuk dijangkau sekitar 45 menit dari Denpasar atau 10 menit dari pusat kota Gianyar. Jika kita biasa menemukan air terjun yang langsung mengucur deras dari atas tebing hingga ke dasar, berbeda halnya dengan air terjun Kanto Lampo. Derasnya aliran air terjun Kanto Lampo berasal dari irigasi subak setempat, panorama yang disuguhkan sangat memesona, terdapat sungai yang dikelilingi tebing-tebing juga pepohonan yang sejuk dan masih asri. Bagi Anda yang berkunjung ke air terjun ini mata dan pikiran akan dibuat refresh, Anda pun perlu berhati-hati ketika menuju air terjun ini karena akses jalannya lumayan licin.

Jangan lupa, di kota manapun Anda berada saat berwisata #DiIndonesiaAja, pastikan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga menekankan penerapan protokol kesehatan yang ketat, disiplin dan penguatan sentra ekonomi kreatif.

Sejak dibuka untuk wisatawan pada 2022 ini, turis mancanegara yang mengunjungi Bali terus meningkat. Sandiaga optimis, Bali akan menarik jutaan wisatawan mancanegara pada tahun ini.

“Peningkatan kunjungan wisatawan ini juga akan berdampak pada tingkat hunian kamar hotel bertambah, peluang usaha dan lapangan kerja kembali terbuka, dan UMKM di Bali akan semakin berdaya,” ungkap Sandiaga.



Sumber : OKEZONE

0 comments: