Pengaruh Wibu dalam Bahasa Indonesia di Lingkungan Remaja

Kamis, Mei 12, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi Wibu Sumber (pixabay.com)
Fenomena Imperialisme budaya di Indonesia seperti budaya populer Jepang atau biasa disebut Japanese Popular Culture merupakan penyebaran budaya populer Jepang ke seluruh negara-negara di dunia. Masuk berkembang nya budaya populer Jepang di Indonesia menyebabkan makin banyak komunitas pecinta budaya Jepang yang berkembang di Indonesia.
Remaja yang suka dengan budaya Jepang ini dinamakan Wibu, mereka adalah orang yang sangat tergila - gila dengan budaya Jepang, mereka menganggap diri nya sebagai orang Jepang bahkan sampai mengoleksi semua hal yang berbau Jepang. Hal tersebut juga memengaruhi gaya bahasa mereka, mereka menjadi terobsesi belajar Bahasa Jepang lebih mengutamakan Bahasa Jepang dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan Bahasa Indonesia.
Akibat dari makin banyak nya populasi Wibu di Indonesia rasa fanatik yang berlebihan terhadap kebudayaan Jepang, penggunaan Bahasa Indonesia pada kehidupan sehari-hari makin memudar cenderung tergantikan dengan Bahasa Jepang. Berikut ini beberapa kata dalam Bahasa Jepang antara lain kata : “Ohayou” yang artinya “Selamat Pagi”, “Oyasumi” yang artinya “Selamat Malam”, “Konichiwa” yang artinya “Hallo” atau “Selamat Siang” jika dikatakan pada siang hari, masih banyak lagi.
Perkembangan Bahasa Jepang di Indonesia makin pesat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan luntur nya Bahasa Indonesia. Remaja akan cenderung berpikir bahwa Bahasa Jepang lebih penting dari Bahasa Indonesia. di karenakan Wibu-wibu yang berkembang di Indonesia jumlah nya yang makin banyak menyebabkan Bahasa Indonesia menjadi memudar di lingkungan masyarakat tentu saja hal ini sangat berbahaya bagi kemajuan Bahasa Indonesia ke depan nya.
Perkembangan Bahasa Jepang atau Bahasa Asing lainnya di Indonesia memang tidak bisa di hindari, tetapi kita sebagai rakyat Indonesia dapat melakukan banyak hal untuk mencegah agar Bahasa Indonesia tidak luntur di negeri tercinta ini. Salah satu nya adalah dengan cara pemerintah dapat membuat lebih banyak tayangan kartun-kartun buatan Indonesia sehingga tidak kalah dengan kartun-kartun Jepang anak-anak muda beserta remaja lebih menyukai Bahasa Indonesia dibanding Bahasa Jepang.

Sumber : kumparan.com

0 comments: